TRIBUNMANADO.CO.ID - Sopir bus di Terminal Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, mengeluhkan jumlah penumpang yang mengalami penurunan.
Hal itu disampaikan sejumlah sopir saat ditemui di terminal yang melayani rute Manado-Bitung tersebut pada Senin (11/5/2026) siang.
Salah satu sopir mengatakan, jumlah penumpang saat ini sebenarnya masih cukup ramai, namun belum kembali seperti kondisi sebelum pandemi.
“Kalau penuh itu bisa sampai 29 penumpang atau full. Tapi biasanya sekarang jalan cuma sekitar 16 penumpang,” ujarnya.
Ia mengatakan, kondisi tersebut membuat para sopir harus tetap menjalankan perjalanan meski jumlah penumpang belum maksimal.
Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi menurunnya jumlah penumpang yakni keberadaan transportasi berbasis online atau taksi online.
“Taksi online cukup berpengaruh ke pendapatan,” katanya.
Selain itu, sopir lainnya juga mengeluhkan biaya operasional yang semakin berat, terutama harga solar.
Bahkan, kata dia, ada kondisi di mana bus berangkat hanya dengan setengah kapasitas penumpang dan saat kembali justru kosong.
“Kadang pergi setengah penumpang, pulang bisa kosong,” ungkapnya.
Meski menghadapi berbagai tantangan, para sopir mengaku tetap berusaha bekerja maksimal karena pekerjaan tersebut menjadi sumber penghasilan utama mereka.
“Ini pekerjaan utama, jadi tetap harus dijalani,” katanya.
Diketahui, Terminal Paal Dua Manado beroperasi sejak pagi hingga pukul 20.00 Wita dan melayani perjalanan rute Manado-Bitung. (Pet)