BPBD Kabupaten Nganjuk Asesmen Daerah Rawan Kekeringan
Rendy Nicko May 11, 2026 09:49 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk telah melaksanakan upaya guna mengantisipasi bencana kekeringan saat musim kemarau. 

Langkah yang ditempuh, yakni melangsungkan asesmen di sejumlah wilayah. 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Nganjuk, Sutomo mengatakan berdasar hasil asesmen, beberapa desa masuk daftar daerah rawan kekeringan.

Desa-desa yang terpetakan, antara lain, Desa Tempuran, Desa Ngluyu, Kecamatan Ngluyu, Desa Sumberjo, Kecamatan Gondang, Desa Oro-oro Ombo, Desa Mojoduwur, Kecamatan Ngetos, Desa Genjeng dan Desa Macanan, Kecamatan Loceret. 

Baca juga: Bupati Nganjuk Kang Marhaen Wajibkan Pekerja Konstruksi Daftar BPJS Ketenagakerjaan

Baca juga: APTRI Tulungagung Kawal Usulan HPP Gula Menjadi Rp 16.875 Per Kilogram

"Kemudian, Desa Sanan, kemudian Desa Gondang, kemudian Desa Jatigreges, kemudian Desa Pace, Desa Joho, Kecamatan Pace," katanya, Senin (11/5/2026). 

Ia menjelaskan, upaya saat ini memang masih tahapan asesmen. 

Setelah tahap asesmen, BPBD akan membuat Surat Keputusan (SK) penanganan kekeringan pada desa yang mengalami kekeringan.

"Nanti kami membuat SK untuk penanganan lebih lanjut," terangnya. 

(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.