Niat Iseng, Jari Siswi SMPN 8 Pekalongan tak Bisa Lepas dari Lubang Tiang Gawang
khoirul muzaki May 11, 2026 11:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Niat iseng saat jam istirahat sekolah berujung kepanikan, seorang siswi kelas IX SMP Negeri 8 Kota Pekalongan harus dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pekalongan, Senin (11/5/2026).

Ini setelah jari tangannya tersangkut di lubang pengikat jaring pada tiang gawang lapangan sekolah dan tak bisa dilepaskan selama beberapa jam.

Insiden yang terjadi di tengah ramainya suasana sekolah itu sempat membuat heboh guru maupun para siswa.


Korban diketahui memasukkan jarinya ke lubang kecil pada tiang gawang yang biasa digunakan untuk mengikat tali jaring. 

Namun, setelah masuk, jari tersebut justru terjebak dan tidak bisa dikeluarkan.


Komandan Regu Damkar Kota Pekalongan, Yudha Wijaya, mengatakan pihaknya menerima laporan dari sekolah sekitar pukul 12.08 WIB setelah berbagai upaya mandiri untuk menolong korban tidak membuahkan hasil.


"Awalnya, pihak sekolah sudah mencoba membantu dengan berbagai cara, termasuk menggunakan sabun agar jari korban bisa keluar."


"Namun tetap tidak berhasil, sehingga akhirnya menghubungi kami," ujarnya saat dihubungi Tribunjateng.com.


Regu 1 Damkar Kota Pekalongan, kemudian diberangkatkan dua menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.15 WIB.

Baca juga: Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tlogo Wonosobo Patungan Cor Jalan Kabupaten


Petugas, langsung melakukan asesmen dan memutuskan menggunakan mini gerinda untuk memotong sebagian besi di sekitar lubang pengikat jaring gawang agar jari korban dapat dilepaskan dengan aman.


"Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan. Kami, harus bekerja ekstra hati-hati agar alat pemotong tidak melukai tangan korban," imbuhnya l


Sementara itu, puluhan siswa tampak menyaksikan proses penyelamatan dari sekitar lapangan sekolah.


"Penanganan dilakukan perlahan, karena posisi jari korban terjepit cukup erat. Fokus kami memastikan korban aman dan tidak mengalami luka," jelas Yudha.


Setelah hampir satu jam proses evakuasi, jari siswi tersebut akhirnya berhasil dilepaskan sekitar pukul 13.00 WIB.


Beruntung, korban tidak mengalami luka serius, meski sempat mengalami syok ringan akibat kepanikan dan harus menahan rasa tidak nyaman cukup lama. (Dro)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.