Tangis Ibunda Pecah Dengar Hasil Autopsi Anaknya yang Ditemukan Tewas di Sungai Lasolo Kendari
Sitti Nurmalasari May 11, 2026 11:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Isak tangis tak terbendung dari ibunda NN (44), saat keluar dari ruang autopsi Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (11/5/2026).

RS Bhayangkara beralamat di Jalan Gunung Meluhu Nomor 7, Kecamatan Mandonga.

Tangis histeris sang ibu pecah setelah mendengarkan penjelasan Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengenai hasil autopsi jasad anaknya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh NN.

Sebelumnya, NN dilaporkan jatuh di lokasi permandian di Kecamatan Kendari Barat, Minggu (10/5/2026).

Baca juga: Hasil Autopsi Jasad Pria Ditemukan di Permandian Jalan Lasolo Kendari, Ada Tanda-tanda Kekerasan

Pantauan TribunnewsSultra.com di rumah sakit, ibu NN tampak lemas dan harus dipapah kerabatnya dan sejumlah polisi saat beranjak meninggalkan ruang autopsi.

Beberapa kali terdengar teriakan seolah tak percaya bahwa kepergian putranya bukan sekadar kecelakaan murni.

"Hasil autopsi ditemukan adanya indikasi kekerasan terhadap korban, sehingga kami mengimbau kepada keluarga jika mengetahui informasi sekecil apapun agar disampaikan ke kami," ujar AKP Welliwanto, Senin (11/5/2026).

Mantan Kapolsek Mandonga ini mengatakan pengungkapan ini tengah ditangani Polresta Kendari bersama Resmob Polda Sultra.

Awalnya, jasad NN ditemukan di aliran Sungai Lasolo dalam kondisi yang mencurigakan, Minggu (10/5/2026).

Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Pria Asal Lapulu Kendari di Kawasan Permandian Air Jatuh Kendari Barat

Keluarga yang merasa ada kejanggalan, kemudian meminta polisi untuk melakukan autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Dengan adanya temuan ini, Satuan Reserse Kriminal Polresta Kendari kini tengah melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami akan melakukan gelar perkara berdasarkan hasil medis ini. Tim sedang di lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan dan memeriksa sejumlah saksi yang ada di lokasi kejadian," jelas mantan Kasat Reskrim Polresta Bengkulu ini.

Kini, jenazah NN telah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka untuk disemayamkan. 

"Sekitar jam 2 tadi dimakamkan di TPU Punggolaka,” ujar seorang keluarga inisial P, Senin (11/5/2026).

Baca juga: Warga Sanua Kendari Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Sungai Lasolo, Tersangkut Kayu saat Arus Deras

Sementara itu, kasus ini menjadi perhatian publik yang berharap agar kebenaran di balik kematian pria 44 tahun tersebut segera terungkap.

Markas Polresta Kendari berada di Jalan DI Panjaitan No 1, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.