TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi kepada Pewarta Foto Indonesia (PFI) karena telah memilih Kabupaten Bogor sebagai lokasi penyelenggaraan Anugerah Pewarta Foto Indonesia atau APFI 2026.
Menurutnya, sebuah kebanggaan Kabupaten Bogor menjadi lokasi dipamerkannya karya-karya terbaik dari fotografer jurnalis Indonesia yang bernaung di PFI karena menjadi jejak sejarah bangsa Indonesia
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pewarta Foto Indonesia yang memilih Kabupaten Bogor sebagai tempat pelaksanaan acara. Ini bukan sekadar event, tapi jejak sejarah yang ditinggalkan untuk bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Saat menyaksikan puluhan karya yang dipamerkan di Taman Siliwangi, Cibinong, ia mengaku merinding saat menyaksikan rangkaian karya foto APFI 2026.
Menurutnya, pameran tersebut bukan sekadar kumpulan foto, melainkan lorong sejarah yang menceritakan perjalanan bangsa Indonesia sepanjang 2025.
“Kalau saya melihatnya bukan sekadar foto. Dari gerbang pertama hingga terakhir, semuanya menceritakan bangsa Indonesia yang dipersatukan dalam setiap gambar,” ujar Rudy Susmanto.
Baca juga: Peringati Hari Kebebasan Pers Sedunia, PFI Gelar Diskusi Bedah Foto Pemenang APFI 2026
Ia menilai foto-foto yang dipamerkan menggambarkan kekayaan Indonesia dengan berbagai potensi wilayah, dinamika politik nasional, hingga isu lingkungan dan satwa langka seperti Harimau Sumatera dan Gajah Sumatera.
Selain itu, Rudy Susmanto juga menyoroti sejumlah karya yang menggambarkan perjuangan masyarakat Indonesia. Salah satunya foto tentang almarhum Affan Kurniawan yang disebutnya sebagai simbol perjuangan rakyat.
“Ini seperti lorong sejarah, menapaki perjalanan bangsa Indonesia di tahun 2025,” katanya.
Saat ditanya mengenai foto favoritnya dari puluhan karya terbaik yang dipamerkan, Rudy mengaku paling terkesan dengan foto anak Harimau Sumatera yang terjerat perangkap pemburu liar.
“Anak macan. Macan bagi Jawa Barat adalah simbol kekuatan, simbol seorang pemimpin. Walaupun masih kecil dan terjerat, dari tatapan dan ekspresinya tetap menunjukkan kekuatan. Itu simbol bangsa Indonesia,” pungkas Rudy Susmanto.