Kloter Perdana Jemaah Haji Magelang Resmi Diberangkatkan, 188 Calon Haji Siap Menuju Tanah Suci
Yoseph Hary W May 11, 2026 11:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten Magelang resmi melepas keberangkatan perdana jemaah calon haji tahun 2026 di halaman Kantor Setda Kabupaten Magelang, Senin (11/5/2026). 

Sebanyak 188 jemaah yang tergabung dalam Kloter 16 menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan menuju embarkasi sebagai awal rangkaian ibadah haji tahun ini.

Pesan bupati

Bupati Magelang, Grengseng Pamudji meminta seluruh jemaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta mematuhi arahan petugas selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujar Grengseng saat melepas pemberangkatan calon jamaah haji di Halaman Kantor Setda Kabupaten Magelang, Senin (11/05/2026) sore.

Ia menyampaikan, pada musim haji 2026 ini Kabupaten Magelang memberangkatkan sebanyak 1.427 jemaah calon haji yang didampingi delapan Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD). Ribuan jemaah tersebut dibagi dalam lima kelompok terbang (kloter) dan akan diberangkatkan secara bertahap mulai 11 Mei hingga 20 Mei 2026.

Pemberangkatan dilakukan melalui dua embarkasi, yakni Yogyakarta International Airport (YIA) dan Asrama Haji Donohudan (SOC).

“Pemerintah daerah selalu berkomitmen memberikan pelayanan dan pendampingan optimal bagi para jemaah demi terwujudnya pelaksanaan ibadah haji yang aman, tertib, dan lancar,” katanya.

Enam armada bus

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magelang, Taufik Husein Ansori, menjelaskan bahwa pemberangkatan perdana Kloter 16 menuju embarkasi YIA difasilitasi menggunakan enam armada bus.

Menurutnya, seluruh jemaah mendapatkan pendampingan lintas sektor mulai dari Dinas Kesehatan, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), hingga tenaga medis.

“Setiap tahapan telah dipersiapkan dengan matang, termasuk pemeriksaan kesehatan sejak di dalam bus oleh tim Dinas Kesehatan,” ungkap Taufik.

Setibanya di asrama haji Yogyakarta, lanjut Taufik, para jemaah akan kembali menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi. Jika ditemukan jemaah yang tidak memenuhi syarat kesehatan, keberangkatannya akan ditunda demi keselamatan bersama.

Selain itu, para jemaah juga dijadwalkan mengikuti pembinaan lanjutan manasik haji serta proses aktivasi kartu Nusuk yang menjadi bagian penting dalam sistem layanan ibadah haji di Arab Saudi.

“Untuk pemberangkatan berikutnya, Kloter 17 dijadwalkan membawa sebanyak 354 jemaah, sementara kloter terakhir atau Kloter 18 direncanakan diberangkatkan pada Rabu mendatang,” tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.