TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tinggi Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa, Kota Bogor, dilaporkan mengalami kenaikan signifikan pada Senin (11/5/2026) malam.
Berdasarkan pantauan petugas pada pukul 21.00 WIB, TMA Sungai Ciliwung menyentuh angka 100 CM, yang membuat status bendung berada pada posisi Siaga 3 atau Waspada.
Kenaikan debit air ini dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah hulu dan sekitarnya sejak sore hingga malam hari.
Kondisi cuaca di lokasi Bendung Katulampa sendiri saat ini terpantau mendung, namun wilayah penyangga lainnya masih dilanda hujan dengan intensitas tinggi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, hujan deras terpantau terjadi di kawasan Megamendung yang merupakan area hulu Sungai Ciliwung.
Selain itu, hujan deras juga melanda seputaran wilayah Tegal Lega dan kawasan sekitar Katulampa secara merata.
Hal ini menyebabkan volume air yang mengalir ke hilir melalui Bendung Katulampa terus bertambah hingga mencapai batas normal Siaga 3.
Selain memantau aliran utama Sungai Ciliwung, petugas juga mencatat kondisi pada Pintu Intake Kalibaru atau Saluran Induk Katulampa.
Hingga pukul 21.00 WIB, TMA di pintu intake tersebut terpantau berada di angka 30 CM.
Kenaikan status menjadi Siaga 3 ini menjadi perhatian khusus bagi warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung, terutama di wilayah hilir seperti Jakarta.
Mengingat cuaca di kawasan Megamendung dan sekitarnya masih diguyur hujan, warga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air yang lebih tinggi jika hujan terus bertahan sepanjang malam.
Petugas di Bendung Katulampa terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memantau pergerakan air dan cuaca di wilayah Puncak.
Saat ini, pengawasan masih dilakukan mengingat kondisi tanah dan curah hujan yang cukup ekstrem di wilayah Bogor dan sekitarnya pada Senin malam ini.