Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Danendra Kusuma
TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk telah melaksanakan upaya guna mengantisipasi bencana kekeringan saat musim kemarau.
Langkah yang ditempuh, yakni melangsungkan asesmen di sejumlah wilayah.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Nganjuk, Sutomo mengatakan berdasar hasil asesmen, beberapa desa masuk daftar daerah rawan kekeringan.
Baca juga: Lantik 17 Pejabat, Bupati Nganjuk Kang Marhaen Ingatkan ASN Tolak Praktik Jual Beli Jabatan
Desa-desa yang terpetakan, antara lain, Desa Tempuran, Desa Ngluyu, Kecamatan Ngluyu, Desa Sumberjo, Kecamatan Gondang, Desa Oro-oro Ombo, Desa Mojoduwur, Kecamatan Ngetos, Desa Genjeng dan Desa Macanan, Kecamatan Loceret.
"Kemudian, Desa Sanan, kemudian Desa Gondang, kemudian Desa Jatigreges, kemudian Desa Pace, Desa Joho, Kecamatan Pace," katanya, Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan, upaya saat ini memang masih tahapan asesmen.
Setelah tahap asesmen, BPBD akan membuat Surat Keputusan (SK) penanganan kekeringan pada desa yang mengalami kekeringan.
"Nanti kami membuat SK untuk penanganan lebih lanjut," terangnya.