Makassar Masih Kota Konsumtif
Abdul Azis Alimuddin May 12, 2026 01:21 AM

TRIBUN-TIMUR.COM - Makassar terus bergerak menjadi kota modern dengan pertumbuhan pusat perbelanjaan dan kawasan lifestyle yang semakin masif.

Pembangunan mal baru hingga kawasan mixed-use kini menjamur di berbagai titik kota.

Fenomena ini menandai meningkatnya geliat sektor properti, hiburan, dan gaya hidup masyarakat urban di kota ini.

Dua proyek besar yang kini menjadi sorotan yakni Summarecon Mall Makassar dan pengembangan MaRI Extension di Jalan dr Ratulangi.

Kehadiran keduanya diproyeksikan mengubah wajah Makassar sebagai pusat bisnis dan lifestyle baru di kawasan timur Indonesia.

Di sisi lain, ekspansi pusat belanja modern tersebut juga memperlihatkan kuatnya kultur konsumsi masyarakat perkotaan yang terus tumbuh dari tahun ke tahun.

Summarecon Mall Makassar resmi memasuki tahap konstruksi utama.

Mal baru tersebut dibangun di kawasan Summarecon Mutiara Makassar, Kecamatan Biringkanaya.

Setelah menyelesaikan 100 persen pekerjaan fondasi, proyek kini memasuki tahap pemasangan tower crane sebagai penanda dimulainya main construction.

Summarecon Mall Makassar ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2027.

Director Summarecon, Soegianto Nagaria mengatakan pembangunan mal menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan terpadu Summarecon Mutiara Makassar.

Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat aktivitas baru di Indonesia Timur.

“Kami ingin mendorong kawasan ini sebagai pusat bisnis, lifestyle, dan kegiatan berskala nasional di wilayah timur Indonesia,” kata Soegianto, Minggu (10/5/2026).

Summarecon Mall Makassar dibangun di atas lahan 10,6 hektar.

Konsep diusung yakni family mall, neighbourhood mall, sekaligus one stop shopping destination.

Mal dua hingga tiga lantai itu akan menghadirkan area indoor dan outdoor yang terintegrasi dengan fasilitas komersial lainnya.

Mulai dari area perkantoran, taman terbuka, hingga area parkir yang luas.

Sejumlah tenant unggulan juga akan dihadirkan.

Mulai supermarket, cinema, department store, hingga The Downtown Walk yang sebelumnya sukses diterapkan di Summarecon Mall Serpong, Bekasi, dan Bandung.

Kategori tenant yang hadir mencakup fashion, food and beverages, lifestyle, entertainment, hingga experiential destination.

Berbagai fasilitas hiburan keluarga juga akan melengkapi kawasan tersebut.

Tak hanya fokus pada pusat perbelanjaan, Summarecon Mutiara Makassar juga memperkuat fasilitas penunjang gaya hidup masyarakat.

Di bidang pendidikan, kawasan ini menghadirkan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Mutiara Makassar dan Hoplin Preschool by Kids Star.

Keduanya dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.

Fasilitas olahraga juga terus bertambah.

Salah satunya melalui kehadiran Celebes Padel Hub di kawasan CBD Summarecon Mutiara.

Lapangan padel ini dilengkapi single court dan double court serta program pelatihan profesional.

Executive Director Summarecon Mutiara Makassar, Indra Widjaja Antono mengatakan pengembangan kawasan diarahkan untuk mendukung pertumbuhan komunitas dan aktivitas ekonomi baru di Makassar.

Selain itu, fasilitas kuliner premium juga mulai hadir.

Di antaranya Plataran Makassar Venues and Dining dan gerai J.CO Donuts & Coffee.

Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC) juga semakin ramai digunakan untuk event nasional sepanjang 2026.

Beberapa event besar yang digelar antara lain Big Bad Wolf dan Muslim Life Fair Makassar 2026.

Keberadaan convention center tersebut dinilai mampu mendorong pertumbuhan industri MICE di Makassar sebagai pintu gerbang Indonesia Timur.

MaRI Extension

Di sisi lain, pengembangan besar juga dilakukan di pusat Kota Makassar melalui proyek MaRI Extension.

Mal Ratu Indah (MaRI) akan tampil dengan wajah baru yang lebih modern dan terintegrasi.

Transformasi itu ditandai dengan groundbreaking pengembangan kawasan mixed-use di eks Hotel Sahid, Jalan Ratulangi, Makassar, Selasa (28/4/2026).

Prosesi peletakan batu pertama dihadiri jajaran pimpinan KALLA.

Di antaranya President Commissioner Fatimah Kalla, Chief Executive Officer Solihin Jusuf Kalla, hingga Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.

Eks Hotel Sahid yang telah dirobohkan pada 2025 akan dikembangkan menjadi kawasan multifungsi modern.

Konsep mixed-use yang diusung menggabungkan pusat perbelanjaan, hunian vertikal, area komersial, hingga fasilitas penunjang lainnya dalam satu kawasan.

Pengembangan MaRI dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama difokuskan pada perluasan area parkir existing untuk meningkatkan kapasitas dan kenyamanan pengunjung.

Sementara tahap kedua berupa perluasan area mal dengan luas yang dirancang setara bangunan eksisting saat ini.

Kawasan tersebut nantinya juga dilengkapi apartemen 10 lantai dengan sembilan lantai parkir khusus penghuni.

Apartemen itu diperkirakan memiliki kapasitas sekitar 230 unit.

Konsep yang diusung berupa kombinasi hunian investasi dan serviced apartment.

Tak hanya itu, ballroom di area rooftop parkir juga akan dihadirkan untuk mendukung aktivitas bisnis dan event.

CEO KALLA, Solihin Kalla mengatakan pengembangan MaRI bukan sekadar pembangunan fisik semata.

Menurutnya, proyek tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat daya saing Kota Makassar.

“Insya Allah, ini akan menjadi salah satu kawasan termegah di Kota Makassar,” kata Solihin.

Ia menilai kebutuhan terhadap pusat aktivitas modern yang terintegrasi terus meningkat di Makassar.

Karena itu, pengembangan kawasan mixed-use dinilai menjadi jawaban atas pertumbuhan kota yang semakin pesat.

Secara keseluruhan, proyek MaRI Extension ditargetkan rampung dalam kurun waktu 2,5 hingga 3 tahun.

Setelah pengembangan baru selesai, bangunan lama MaRI juga direncanakan akan direnovasi.

KALLA juga menargetkan kawasan ini mengusung konsep green building.

Konsep tersebut diwujudkan melalui efisiensi energi, penggunaan material berkelanjutan, dan desain ramah lingkungan.

Pengembangan Summarecon Mall Makassar dan MaRI Extension menjadi penanda perubahan wajah Kota Makassar.

Kota ini tak lagi hanya berkembang sebagai pusat perdagangan, tetapi juga sebagai pusat lifestyle, hiburan, dan kawasan terpadu modern di Indonesia Timur.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.