Tujuan Pendidikan
Abdul Azis Alimuddin May 12, 2026 01:21 AM

Oleh: Syamril
Direktur Sekolah Islam Athirah

TRIBUN-TIMUR.COM - Naquib Al Attas menyatakan bahwa tujuan pendidikan yaitu mewujudkan manusia yang baik (good man).

Lebih lanjut Ust. Adian Husaini menjelaskan tentang good man yaitu manusia yang baik kepada Tuhan, sesama manusia, alam dan diri sendiri.

Manusia yang baik kepada Tuhan yaitu manusia yang beriman dan bertakwa kepada Nya.

Tidak cukup hanya beriman atau percaya bahwa Allah ada, Maha Pencipta dan Maha Kuasa.

Tapi juga bertakwa yaitu siap menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Manusia yang baik kepada Tuhan juga menyadari tujuan penciptaan dan perannya dalam kehidupan di muka bumi ini.

Manusia diciptakan untuk beribadah dan mengabdi kepada Allah sebagai hamba Allah.

Juga diciptakan untuk berperan sebagai khalifah atau pemimpin di muka bumi.

Mewujudkan kehidupan yang aman, tentram, sejahtera lahir batin.

Jika manusia memahami perannya sebagai khalifah maka dia akan menjadi manusia yang baik kepada sesama manusia.

Hidupnya bukan sekadar untuk makan,.minum dan berkembang biak seperti hewan.

Tapi hidup untuk berkontribusi dan memberi manfaat pada orang lain.

Sejalan dengan ungkapan dari Nabi Muhammad SAW "yang terbaik di antara kamu adalah yang paling banyak bermanfaat untuk orang lain".

Manusia yang baik kepada sesama manusia juga memiliki perilaku sosial yang baik.

Hidup rukun dengan sesama anggota keluarga, tetangga, masyarakat dan bangsa.

Menyadari hak dan kewajibannya sebagai warga negara.

Tidak akan melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan orang banyak.

Jauh dari kejahatan seperti menyakiti, mencuri, membunuh, dan perilaku buruk lainnya.

Agar dapat berkontribusi dan tidak merusak manusia perlu memiliki karakter dan kompetensi yang baik.

Itu dibangun dari tiga hal yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Ketiganya diperoleh melalui proses belajar di jalur pendidikan formal, in formal dan non formal.

Pendidikan di rumah, sekolah dan masyarakat.

Proses belajar bukan hanya untuk mengetahui dan memahami.

Tapi juga untuk mengaplikasikan, menganalisa, mengevaluasi dan mencipta.

Apa yang dihasilkan harus berdampak positif kepada orang lain.

Itulah kontribusinya kepada dunia.

Kesadaran untuk memberi dampak positif kepada kehidupan membuat manusia juga baik kepada lingkungan dan alam sekitar.

Menyadari bahwa ada tumbuh-tumbuhan dan hewan yang juga hidup di muka bumi ini dalam satu ekosistem.

Juga ada alam yang harus dijaga berupa hutan, gunung, laut, air, tanah, dan udara.

Jangan dicemari, jangan dirusak karena akan berdampak kepada semua.

Pada akhirnya good man juga baik pada diri sendiri.

Tidak akan melakukan perbuatan yang merusak diri sendiri.

Menjauhi narkoba, menjaga kesehatan, pola hidup sehat, pola hidup seimbang antara raga, rasa, rasio dan ruh.

Menjaga kehormatan diri.

Jauh dari perilaku tidak terpuji yang merendahkan diri sendiri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.