Renungan Katolik Selasa 12 Mei 2026,  Roh Kudus, Sang Penolong
Gordy Donovan May 12, 2026 09:44 AM

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik Selasa 12 Mei 2026.

Tema renungan Katolik "Roh Kudus, Sang Penolong".

Renungan Katolik untuk Selasa 12 Mei 2026 merupakan hari Selasa pekan Paskah VI, Perayaan fakultatif Santo Nereus, Pankrasius dan Santa Flavia Domitila, Martir, Santo Epifanius, Uskup, Santo Germanos, Uskup, dengan warna liturgi putih.

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Selasa 12 Mei 2026 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 12 Mei 2026, Kepergian yang Membawa Kehadiran Baru

Bacaan Pertama Kis 16:22-34

“Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus, dan engkau akan selamat, engkau dan sisi rumahmu.”
Juga orang banyak bangkit menentang mereka. Lalu pembesar-pembesar kota itu menyuruh mengoyakkan pakaian dari tubuh mereka dan mendera mereka. Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh. 

Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat. Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. 

Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri. 

Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring, katanya: “Jangan celakakan dirimu, sebab kami semuanya masih ada di sini!” Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas. 16:30 Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?” 

Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis. Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm 138:1-2a.2b-3.7c-8
Ref. Tangan kanan-Mu menyelamatkan daku, ya Tuhan.

Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hati, karena Engkau mendengarkan kata-kata mulutku. Di hadapan para dewata aku akan bermazmur bagi-Mu, aku hendak bersujud ke arah bait-Mu yang kudus.

Aku hendak memuji nama-Mu oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.

Tangan kanan-Mu menyelamatkan daku, Engkau akan menyelesaikan segalanya bagiku! Ya Tuhan, kasih setia-Mu kekal abadi, janganlah Kautinggalkan buatan tangan-Mu!

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluia

Aku akan mengutus Roh kebenaran kepadamu, sabda Tuhan, dan Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran.

Bacaan Injil  Yohanes 16:5-11

“Jikalau Aku tidak pergi, penghibur tidak akan datang kepadamu.”
tetapi sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku, dan tiada seorangpun di antara kamu yang bertanya kepada-Ku: Ke mana Engkau pergi? Tetapi karena Aku mengatakan hal itu kepadamu, sebab itu hatimu berdukacita. 

Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.

Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik:

"Roh Kudus, Sang Penolong"

Ketidakadilan bisa menimpa siapa saja, bahkan mereka yang membawa kebaikan. Paulus dan Silas mengalami hal itu. Mereka dipenjara bukan karena mereka melakukan kejahatan, melainkan karena mereka mewartakan kasih Allah dan membebaskan seorang gadis dari kuasa gelap. Bukannya disyukuri, peristiwa itu justru membuat mereka dikurung. Namun, luar biasanya, dalam luka dan belenggu, mereka tidak mengeluh. Sebaliknya, mereka berdoa dan memuji Allah. Suara mereka menembus jeruji, dan Tuhan menjawab doa mereka: gempa mengguncang penjara, pintu-pintu terbuka, rantai-rantai terlepas. Namun, mereka tetap tinggal, tidak kabur. Dan karena kesaksian hidup mereka itu, hati kepala penjara pun tersentuh. Sambil mengantar Paulus dan Silas ke luar, kepala penjara itu berkata kepada mereka, ”Tuan-tuan, apa yang harus aku perbuat supaya aku selamat?” Sebuah pertobatan lahir dari kesetiaan dan damai di tengah penderitaan.

Dalam Injil, Yesus menguatkan murid-murid-Nya yang sedih karena Ia akan pergi. Mereka mungkin belum mengerti bahwa kepergian-Nya bukanlah akhir, melainkan awal dari kehadiran yang lebih mendalam. Yesus berkata, ’Lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi.” Sebab hanya dengan itulah Roh Kudus, Sang Penolong, akan diutus. Roh Kudus bukan sekadar kekuatan atau semangat rohani, melainkan Pribadi Ilahi yang tinggal di dalam hati kita, yang menghibur kita saat kita terluka, menguatkan kita saat kita lemah, dan mengingatkan kebenaran saat dunia membingungkan.

Ya Tuhan, berilah kami keberanian untuk berjalan dalam kebenaran-Mu meskipun dunia di sekitar kami penuh dengan tantangan. Amin. (sumber the katolik.com/adiutami.com/kgg).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.