TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi melantik Adela Kanasya Adies sebagai anggota DPR RI sisa masa jabatan periode 2024-2029 melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW).
Adela dilantik untuk menggantikan posisi ayahnya, Adies Kadir, yang telah mengundurkan diri dari Senayan setelah terpilih menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Baca juga: Pakar Hukum Tata Negara Bandingkan Sidang Etik Adies Kadir dengan Arsul Sani dan Arief Hidayat
Pelantikan Adela digelar dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-18 Pembukaan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, didampingi Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa.
"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya sesuai peraturan perundang-undangan dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945," ucap Adela saat mengucapkan sumpah jabatannya di Ruang Rapat Paripurna.
"Bahwa saya dalam menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi tegaknya kehidupan demokrasi serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi seseorang dan golongan," sambungnya.
Sebagai informasi, pada Pemilu 2024, Adela Kanasya Adies maju sebagai calon legislatif (caleg) dari Partai Golkar untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur I dengan nomor urut 10.
Dalam pemungutan suara tersebut, Adela berhasil mengantongi 12.792 suara.
Angka ini menempatkan Adela tepat di bawah sang ayah, Adies Kadir, yang menjadi jawara di dapil tersebut dengan perolehan suara mutlak sebanyak 147.185 suara.
Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU untuk Partai Golkar di Dapil Jatim I, perolehan suara Adela berada di atas sejumlah caleg lainnya.
Adela tercatat unggul dari Andi Dudi Guligtijanto yang meraih 12.064 suara, Roro Dyah Eko Setyowati dengan 9.217 suara, serta Farah Tamalia yang memperoleh 5.727 suara.
Sementara itu, caleg Golkar lainnya di dapil tersebut berada di bawah angka-angka itu.