Menteri Transmigrasi Sebut Aceh Tengah Jadi Pusat Perhatian Pemerintah
Misran Asri May 12, 2026 09:54 PM

 

PROHABA.CO, JAKARTA – Menteri Transmigrasi, Dr M Iftitah Sulaiman Suryanagara menyebut Kabupaten Aceh Tengah menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan saat menerima audiensi Bupati Aceh Tengah, Drs Haili Yoga, M.Si, di ruang kerja Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan kawasan transmigrasi serta pemulihan infrastruktur pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tengah beberapa bulan lalu.

Dalam audiensi itu, Bupati Aceh Tengah menyampaikan sejumlah usulan prioritas kepada Kementerian Transmigrasi. 

Salah satunya terkait kawasan transmigrasi di Kecamatan Atu Lintang dan Jagong Jeget yang dibangun sejak 1980-an dan hingga kini masih banyak lahan masyarakat belum memiliki sertifikat tanah.

“Kalau diurus satu per satu, biaya sertifikat mencapai Rp6,5 juta per bidang,” ujar Bupati Haili Yoga.

Baca juga: Bupati Haili Yoga Lepas Ekspor 19,2 Ton Kopi Gayo ke Inggris

Baca juga: Bupati Haili Yoga Fasilitasi Operasi Bayi Bibir Sumbing

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga mengusulkan pembangunan sarana air bersih (SAB) untuk 9 desa yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana. 

Disebutkan, sumber air berada pada jarak sekitar 13 hingga 15 kilometer dan dokumen Detail Engineering Design (DED) telah disiapkan.

PERTEMUAN DENGAN MENTERI TRANMIGRASI
PERTEMUAN DENGAN MENTERI TRANMIGRASI - Bupati Aceh Tengah Haili Yoga (kiri) melakukan pertemuan dengan Menteri Transmigrasi, M Iftitah Sulaiman Suryanagara di Kantor Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026).(Biro Adpim Setda Aceh/HO)

Bupati Haili Yoga turut menyampaikan rencana program transmigrasi lokal dengan menyiapkan sekitar 9.000 hektare kawasan. 

Di sektor ekonomi, Aceh Tengah juga mengusulkan Program Rumah Kopi agar daerah tersebut dapat menjadi pilot project pengembangan kopi ekspor.

Usulan lainnya meliputi pembangunan jalan transmigrasi serta fasilitas pendidikan di kawasan transmigrasi yang dinilai perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Transmigrasi menyatakan Aceh Tengah menjadi salah satu daerah prioritas kementeriannya.

Baca juga: Aceh Tengah Terima Rp32,17 Miliar untuk Perbaikan Rumah, Bupati Haili Yoga Jamin Tak Ada Potongan

“Dalam radar saya, Aceh Tengah itu pusat perhatian kami,” kata Iftitah.

Ia menjelaskan pemerintah pusat saat ini masih menghadapi keterbatasan anggaran serta berbagai dinamika nasional dan geopolitik.

Meski demikian, pihaknya tetap berupaya membantu sejumlah program prioritas yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Terkait sertifikat hak milik (SHM), pembangunan jalan, dan sarana air bersih, Menteri Transmigrasi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk pembagian penanganan program.

“Kami catat ada lima hal, yaitu SHM, translokal, jalan dan sarana air bersih, sekolah, serta rumah kopi. Tidak semuanya mungkin bisa langsung kami penuhi, tetapi insyaallah ada yang bisa kami bantu,” ujarnya.

Baca juga: Bupati Haili Yoga Komit Tingkatkan Kualitas Museum Negeri Gayo sebagai Pusat Pendidikan Kebudayaan

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua TP PKK Aceh Tengah Risnawati, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Aceh Tengah Mauiza Uswa.

Kemudian Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Tengah Salman Nuri, tenaga ahli bupati, serta Kabag Prokopim Setdakab Aceh Tengah Rahmat Hidayat.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.