TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Layanan KA Bandara YIA mencatat pertumbuhan positif pada periode Januari hingga April 2026.
Total jumlah penumpang KA Bandara YIA mencapai 920.898 penumpang atau meningkat 3,63 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 888.653 penumpang.
Peningkatan jumlah pelanggan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api bandara yang terintegrasi, nyaman, aman, dan tepat waktu dalam mendukung mobilitas menuju dan dari Yogyakarta International Airport.
KA YIA Reguler relasi Yogyakarta – Wates – Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi layanan dengan volume pelanggan tertinggi dengan jumlah 619.498 penumpang, meningkat dibandingkan periode Januari hingga April 2025 sebanyak 558.723 penumpang.
Sementara itu, KA YIA Xpress relasi Yogyakarta – Stasiun YIA melayani 301.400 penumpang, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 329.930 penumpang.
Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, mengatakan jumlah penumpang pada periode Januari hingga April 2026 menjadi indikator positif atas meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KA Bandara YIA.
Baca juga: YIA Kulon Progo Antisipasi Hantavirus, Perketat Kewaspadaan Meski Belum Ada Laporan Kasus
Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya mobilitas masyarakat serta komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terintegrasi.
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan guna memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi seluruh pelanggan,” ujar Porwanto Handry Nugroho, Selasa (12/5/2026).
Dia menyampaikan, perusahaan akan terus melakukan berbagai peningkatan layanan, baik dari sisi operasional, fasilitas, maupun pelayanan kepada pelanggan, agar KA Bandara YIA semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung perjalanan menuju bandara.
KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan.
Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found.
Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik. (*)