BOLASPORT.COM - 2 Ganda putri Indonesia mendapatkan nasib yang kontras tatkala menjalani laga babak pertama turnamen Thailand Open 2026.
Adalah Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu dan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine yang berjuang sebagai tumpuan Indonesia hari ini, Selasa (12/5/2026).
Isyana/Rinjani membuka hasil manis terlebih dulu saat melawan pasangan Malaysia Ong Xin Yee/Carmen Ting di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand.
Pertandingan ini berjalan dengan ketat dengan memakan durasi selama 69 menit sebelum diakhiri oleh kemenangan Isyana/Rinjani yang cukup solid.
Ya, Isyana/Rinjani mengakhiri perlawanan unggulan ke-7 dalam turnamen BWF Super 500 tersebut dengan skor akhir 16-21, 21-14, 21-14.
Hasil ini kian membuat ganda putri peringkat ke-38 dunia itu mempertegas catatan positif saat berjumpa Ong/Ting di lapangan pertandingan.
Dengan kemenangan hari ini, Isyana/Rinjani sudah mengalahkan pasangan peringkat ke-20 dunia itu sebanyak 4 kali dari total 6 laga yang tercipta.
Torehan positif dari Isyana/Rinjani belum berhasil diikuti oleh Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu yang harus terjungkal lebih dini.
Langkah pasangan peringkat ke-93 itu harus terhenti di tangan wakil Taiwan Yi En Hsieh/Teng Chun Hsun.
Pertandingan ini juga tidak kalah ketatnya dari apa yang dijalani Isyana/Rinjani di mana Lanny/Apriyani harus berjibaku selama 3 gim.
Menghabiskan durasi selama 58 menit, Lanny/Apriyani tumbang di tangan Hsieh/Teng dengan skor akhir 17-21, 21-12, 18-21.
Sejak awal gim pertama, Lanny/Apriyani terlihat kesulitan dalam mengimbangi permainan yang ditunjukkan Hsieh/Teng.
Lanny/Apriyani bahkan sempat tertinggal 3 poin walau akhirnya mampu memaksa kedudukan kembali imbang hingga 3 kali.
Alih-alih melanjutkan momentum, permainan Lanny/Apriyani mulai mengendur dan hal ini berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh lawan.
14-8 menjadi jarak terjauh Lanny/Apriyani saat tertinggal pada gim pertama walau perlahan mereka berhasil menyamakan skor.
Respons yang baik ditunjukkan wakil Taiwan itu untuk meredam kebangkitan Lanny/Apriyani dan merebut gim pertama dengan kemenangan.
Menginjak gim kedua, Lanny/Apriyani tidak terbendung walau mengalami usahanya dengan 2 kali berbagi angka.
4 angka beruntun mengawali kegemilangan Lanny/Apriyani sebelum perlahan Hsieh/Teng mampu menipiskan jarak menjadi 1 poin saja.
Kendati demikian, Lanny/Apriyani tidak tersentuh untuk menutup interval kedua dengan keunggulan 11-8.
Selepas jeda, laga otomatis menjadi milik Lanny/Apriyani di mana mereka dengan mudah mendulang rentetan poin beruntun.
Sempat tertahan 2 kali pada masa game point, Lanny/Apriyani memperpanjang asa dengan memenangi gim kedua.
Pada gim ketiga, Lanny/Apriyani sejatinya menunjukkan dominasi terlebih dulu dengan mendapatkan 6 poin beruntun usai berbagi angka 1 kali.
Unggul jauh membuat permainan Lanny/Apriyani mulai lengah seiring dengan rentetan kesalahan sendiri yang mereka lakukan.
Petaka tersaji usai jeda interval di mana wakil Taiwan itu berhasil mendapatkan 7 poin beruntun untuk membuat mereka menyamakan skor.
Alhasil, Lanny/Apriyani kesulitan meredam kebangkitan lawan sebelum akhirnya tumbang pada gim ketiga.