TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE-Pertamina Patra Niaga terus jalankan komitmen perusahaan dalam rangka mendukung pemenuhan kebutuhan LPG di wilayah kepulauan Nusa Cendana, yakni LPG non subsidi (Bright Gas) untuk mendukung aktivitas industri dan rumah tangga di NTT.
Dalam praktik berjalan, Pertamina masif melaksanakan monitoring dan evaluasi penyaluran secara berkala, baik yang dilaksanakan secara internal maupun eksternal dengan melibatkan stakeholder terkait. Hal ini dilaksanakan upaya memastikan stok mencukupi dan LPG digunakan sesuai peruntukannya.
Beberapa hari terakhir, beredar informasi masyarakat di beberapa wilayah NTT mengeluhkan kesulitan mendapatkan LPG, termasuk salah satunya dikeluhkan oleh beberapa dapur MBG yang mulai bertambah di NTT. Menyikapi keluhan ini, Pertamina Patra Niaga lakukan pengecekan pasokan dan isu distribusi di lapangan termasuk mitigasi lanjutan.
Pertamina Patra Niaga, sebagaimana disampaikan melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan, Pertamina komitmen kelancaran pasokan dan distribusi LPG di wilayah NTT.
"Pasokan LPG NTT saat ini masih disuplai dari Kota Surabaya. Pekan lalu, sebagai tindaklanjut arahan Mabes Polri, dilaksanakan penertiban dan pengawasan potensi penyalahgunaan LPG, termasuk pemeriksaan kepada angkutan ekspedisi. Hal ini kemudian berimbas pada kendala pemuatan kontainer LPG di Pelabuhan Surabaya selama 4-5 hari karena adanya penertiban oleh Polda Jatim", terang Ahad.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Buka Peluang Magang dan Beasiswa untuk Generasi Muda Wilayah 3T di Reo
Selanjutnya Ahad menambahkan, sebagai mitigasi lebih lanjut, Pertamina telah mendorong percepatan suplai LPG ke seluruh wilayah NTT. Pada periode penyaluran 12-19 Mei 2026 sudah dijadwalkan pengiriman LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat NTT mencapai 14 ribu tabung dengan variasi 5.5 kg, 12 kg, dan 50 kg. "Dengan adanya jadwal suplai ini, diharapkan dapat mencukupi kebutuhan LPG masyarakat di seluruh wilayah NTT. Kemudian, masyarakat diimbau untuk melakukan pembelian di agen atau outlet Pertamina sebagai perpanjangan tangan agen untuk mendapatkan harga yang tentunya lebih terjangkau dibandingkan pembelian di level pengecer," tutup Ahad.
Pertamina telah berkoordinasi dengan Agen untuk melayani outlet dan masyarakat sesuai ketentuan dengan harga jual wajar. Pertamina selalu berupaya menjaga ketahanan stok LPG agar tersedia dan berkoordinasi dengan pihak terkait upaya distribusi bisa tepat waktu dan selalu tersedia untuk masyarakat.
Masyarakat dapat mengakses update harga LPG non subsidi pada website https://mypertamina.id/about/bright-gas-price. Harga tertera merupakan harga rekomendasi ke konsumen.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135.