Jro Putu Kaget Temukan Mayat Buruh Asal Karangasem di Saluran Irigasi Buleleng
Aloisius H Manggol May 13, 2026 01:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Masyarakat di Banjar Dinas Dharma Yasa, Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pada Rabu (13/5/2026) pagi.

Diketahui mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan di kebun warga, tepatnya di saluran irigasi. 

Penemuan mayat ini berawal saat warga sekitar bernama Jro Putu Wijana hendak buang hajat. Ketika menuju saluran irigasi, pria 58 tahun itu justru mendapati sosok tubuh terendam dalam keadaan telungkup. 

Baca juga: 2 Orang Dikepung di Jalan Pura Demak Denpasar, Sempat Dihajar Warga, Terungkap Dosa Keduanya

Melihat hal itu, Jro Wijana bergegas menghubungi kerabatnya kemudian melapor ke Babinkamtibmas Desa Tukadmungga untuk mendapatkan penanganan.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat.

Baca juga: Temuan Lutut Manusia Hebohkan Warga Abiansemal Badung, Terungkap Pengakuan 3 Hari Lalu

Adapun ciri-cirinya, mayat tidak mengenakan pakaian dan hanya menggunakan celana dalam. 

"Keadaan mayat dalam keadaan tertelungkup dan terendam dalam air saluran irigasi. Di sekitar lokasi juga ditemukan beberapa barang pribadi, seperti tas kompek kain warna coklat, sabun mandi, celana kain, topi, sandal slop, dan uang tunai," ujarnya seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman. 

Selanjutnya mayat tersebut dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas Buleleng II.

Hasilnya, tim medis memperkirakan kematian korban sekitar 2 hingga 3 jam. Sebab belum ada kaku mayat. 


"Dari pemeriksaan pula, tim medis tidak menemukan adanya luka ataupun tanda-tanda kekerasan. Namun pada mulut korban keluar busa," ucapnya. 


Dari hasil penyelidikan, identitas mayat laki-laki itu diketahui bernama Kadek Wirasa alias Kadek Keped. Ia merupakan buruh harian lepas asal Banjar Dinas Pakel, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem. Di Buleleng, pria 32 tahun itu tinggal bersama kakak kandungnya secara berpindah-pindah. "Korban ini belum berkeluarga alias masih bujang," imbuhnya. 

Sementara berdasakan keterangan warga sekitar, diketahui jika Kadek Wirasa memiliki riwayat penyakit epilepsi. Polisi menduga hal inilah yang menjadi pemicu kematian Kadek Wirasa.

"Dari keterangan saksi-saksi, hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, dugaan awal korban meninggal dikarenakan penyakit epilepsinya kambuh saat mau mau mandi sehingga terjatuh ke kiri dengan posisi telungkup. Akibatnya korban tidak bisa bernafas hingga meninggal dunia," jelasnya. (mer)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.