Mengenal Sontrot, Sapi Berbobot 1,50 Ton Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo
Yoseph Hary W May 13, 2026 07:04 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL  -  Seekor sapi bernama Sontrot milik peternak Supardiono (49), warga Padukuhan Salakan, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk kurban Iduladha 2026.

Supardiono, pemilik Ubi Jaya Farm, menceritakan, sapi tersebut memiliki bobot sekitar 1,50 ton dan dibeli dengan harga Rp110 juta. Sebelum dibeli oleh Presiden Prabowo, pihaknya mengikuti seleksi terlebih dahulu.

"Kebetulan saya ada teman dari dinas di Bantul, terus mau diajukan (untuk seleksi kurban dan dibeli Presiden Prabowo). Ya monggo, silakan," ucap dia, saat dijumpai di tempat usahanya, Rabu (13/5/2026).

Sontrot lolos seleksi

Ia pun sempat mengajukan tiga ekor sapi jenis Limousin, Moncong, dan Simmental. Hasilnya, sapi jenis Simmental atau yang diberi nama Sontrot ini dinyatakan lolos seleksi. 

SAPI PRESIDEN: Pemilik Ubi Jaya Farm, Supardiono (49), sedang memandikan Sontrot di tempat usahanya, Padukuhan Salakan, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Rabu (13/5/2026).
SAPI PRESIDEN: Pemilik Ubi Jaya Farm, Supardiono (49), sedang memandikan Sontrot di tempat usahanya, Padukuhan Salakan, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Rabu (13/5/2026). (Tribun Jogja/Neti Istimewa Rukmana)

Sejak tahun 2022 usaha Ubi Jaya Farm berdiri, kata Supardiono, Sontrot menjadi sapi pertama yang dibeli oleh Presiden Prabowo.

Nama Sontrot diambil mengingat Supardiono merupakan penjual ubi atau telo di pasar. Kemudian, sontrot sendiri menjadi isi atau akar serabut yang terletak di tengah-tengah ubi.

"Sapi Sontrot kebetulan anakan sendiri dari sini. Dan yang sapi besar-besar ini juga kebetulan anakan sendiri," tutur Supardiono.

Ia mengaku senang, sapi berusia tiga tahun tersebut bisa dibeli oleh orang nomor satu di Indonesia. Rencananya, Sontrot disembelih untuk kurban di Kota Yogyakarta.

"Ya senang sekali (sapi lokal dibeli untuk kurban Presiden Prabowo). Peternak seperti kita kan merasa bangga saat hasil ternaknya dipakai oleh orang nomor satu di Indonesia. Bangga banget," ucap dia.

Perawatan Sapi

Supardiono menyebut, merawat sapi ukuran jumbo tidaklah mudah. Bahkan, pemberian makan, pengawasan kesehatan, dan kebersihan kandang menjadi tantangan sendiri.

"Yang jelas, pakan itu nomor satu. Untuk pemberian combor sapi itu cuma sekali pada pagi hari. Tapi, telo (singkong) full satu ember. Menu andalan kita tetap telo itu dan ada kulit kedelai, polar, dan sebagainya," jelasnya.
 
Untuk merawat sapi tersebut, Supardiono harus dibantu oleh dua pekerja. Sebab, tadinya ia hanya menjual ubi dan memiliki hobi koleksi burung.

"Sebelum usaha jual beli sapi ini, saya jual ubi. Terus saya beralih jual sapi karena punya hobi rawat hewan, rawat burung gitu," tutup dia.(nei)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.