BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru belum lama tadi melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru.
Kunjungan dalam rangka monitoring dan evaluasi ini dipimpin Ketua Komisi I, Ririk Sumari bersama jajaran anghota Komisi I DPRd Banjarbaru.
Sejumlah catatan dan masukan dari hasil kunjungan ini dibeberkan Ririk. Salah satunya ruang VIP diminta fasilitas interior dan pelayanannya harus dibenahi.
“Pasien juga harus dilayani dengan maksimal, salah satunya adalah pelayanan obat. Mestinya keluarga pasien tidak perlu mengambil obat ke apotek tetapi diantarkan oleh petugas,” katanya.
Komisi I juga berharap tampilan rumah sakit dapat dibuat lebih nyaman dan representatif, termasuk penambahan taman serta penataan ruang rehabilitasi yang dinilai masih terlihat padat.
Menurutnya, tampilan menjadi penting agar masyarakat yang datang ke rumah sakit merasa nyaman.
“Ruang rehabilitasi juga mesti dibenahi, karena posisi di tengah dan kelihatan sangat penuh hingga terlihat krodit,” katanya.
Sorortan lain dari Komisi I juga proses rehabilitasi bangunan yang sedang berjalan. Hal ini dilkukan agar pengawasan pengerjaan dilakukan secara optimal agar hasil pembangunan lebih maksimal.
Di sisi lain, Komisi I DPRD Banjarbaru juga menyampaikan apresiasi kepada RSI Idaman. Anggota Komisi I, Eko Subiyanto mengapresiasi angka tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan di RSD Idaman yang kini berada di 94 persen, meskipun masih ada sejumlah evaluasi.
Ia menyarankan agar rumah sakit membuat polling atau evaluasi layanan untuk mengetahui unit layanan yang perlu peningkatan layanan.
Sementara itu, Direktur RSD Idaman, dr Danny mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti catatan dan saran dari Komisi I. Salah satunya ruang VIP bakal segera dilakukan pembenahan dan sebumnya telah masuk dalam perencananan untuk direhab.
“Kami mengakui memang secara fasilitas untuk ruang VIP perlu pembenahan untuk kenyamanan pasien, termasuk juga nanti akan kami tingkatkan pelayanannya,” katanya. (AOL)