Enam Pemain Barito Putera Main Tarkam di Aceh, Hargianto Cetak Gol Bawa PS Amla ke Babak 8 Besar
Mulyadi Danu Saputra May 13, 2026 09:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kompetisi sepak bola profesional kasta kedua di Indonesia, Pegadaian Championship 2025-2026, resmi berakhir pada Sabtu malam  9 Mei 2026 lalu.

Klub milik Presiden RI Prabowo Subianto, Garudayaksa FC tampil sebagai juara setelah menang adu penalti 4-3 (2-2) atas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Pertarungan berlangsung sengit, meski kedua tim telah memastikan diri promosi ke Liga 1 atau Super League musim 2026-2027.

Baca juga: Fans Persebaya dan Persipura Inginkan Hugo Samir, Putra Eks Pelatih Barito Putera Diminta Jaga Emosi

Garudayaksa yang juara Grup 1 atau wilayah Barat, bikin tersentak kubu tuan rumah dan 16.000 pendukung mereka di tribun penonton lewat dua gol yang dicetak Alfin Faiz Kelilaw (23') dan penalti Everton Nascimento (36').

Usai turun minum, perjuangan keras skuat Super Elang Jawa atau Laskar Sembda yang juara Grup 2 atau wilayah Timur, membuahkan hasil lewat brace Gustavo Tocantins (61', 93').

Tapi saat adu penalti, Tocantins yang menjadi eksekutor terakhir, gagal melakukan tugasnya, sehingga PSS kalah dengan skor 3-4.

Sehari sebelumnya, Jumat (8/5/2026), Adhyaksa FC bikin kejutan saat singkirkan tuan rumh Persipura Jayapura di Stadion Lukas Enembe, Papua, lewat gol tunggal Adilson Silva pada injury time babak pertama.

Satu gol yang tak hanya pupuskan harapan tim Mutiara Hitam kembali ke Liga 1 usai terdepak ke Liga 2 pada tahun 2022.

Tapi juga kembali bikin wajah persepakbolaan nasional tercoreng.

Suporter Persipura yang tak bisa terima kenyataan pahit tersebut, meluapkan dan melampiaskan emosi dengan cara merusak fasilitas stadion serta membakar lebih dari 20 mobil, termasuk truk polisi, serta kendaraan roda dua.

Insiden ini seakan mengulang kerusuhan suporter yang terjadi pada laga 8 besar Liga 2 2024/2025 antara Persela Lamongan melawan Persijap Jepara di Stadion Tuban Sport Center (TSC) pada Selasa, 18 Februari 2025.

Akibatnya, Persela Lamongan dijatuhi sanksi berat oleh Komdis PSSI berupa larangan menggelar pertandingan kandang dengan penonton selama satu musim penuh kompetisi Liga 2 2025/2026 dan denda Rp110 juta.

Menarik dinanti, sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI terhadap Persipura Jayapura.

Pemain Barito Ikut Tarkam

Sementara itu sejumlah klub Liga 2 telah membubarkan skuat mereka musim ini.

Ada pula yang menunggu hingga akhir Mei 2026, seiring berakhirnya kontrak beberapa pemain.

Di sisi lain, ada pemain yang memanfaatkan waktu break ini dengan cara berlaga pada turnamen antarkampung (tarkam).  

Seperti dilakoni enam penggawa PS Barito Putera. Mereka adalah si kembar Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi.

Kemudian Yuswanto Aditya dan M Iqbal Gwijangge, serta Pramoedya Putra dan M Hargianto.

Mereka membela PS Amla 1995. Turut bergabung di tim ini, gelandang serang Persiraja Banda Aceh, Connor Flynn Gillespie. 

Pada laga 16 besar di Stadion H Dimurthala, Selasa (12/5/2026), PS Amla 1955 menang telak 4-0 atas L Patra FC.

Keempat gol dicetak  Connor Flynn (menit ke-2 dan 36), M Hargianto (13') dan Pitian.

Selunjutnya, tim penuh bintang Liga 2 itu akan tampil di babak 8 besar menghadapi pemenang pada pertandingan malam ini.

(Banjarmasinpost.co.id/Mulyadi Danu Saputra)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.