Bupati Konawe Yusran Temui Pengungsi, Para Korban Banjir Mulai Keluhkan Masalah Kesehatan
Desi Triana Aswan May 14, 2026 12:50 AM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara, mulai salurkan bantuan pangan kepada warga terdampak banjir.

Bupati Konawe Yusran Akbar meninjau langsung lokasi banjir dan bertemu ratusan pengungsi di Desa Dawi Dawi Kecamatan Wonggeduku, Rabu (13/5/2026)

Tercatat, sebanyak 29 Kepala Keluarga (KK), terdiri dari 102 jiwa, termasuk 16 balita dan 7 lansia di Desa Dawi-Dawi yang mengungsi di Balai Desa.

Bupati Yusran Akbar didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Pelakasana BPBD Konawe Hariyanto Pagala, dan Kepala Cabang Bulog Unaaha Hendra Dionisius ini, diterima langsung oleh Camat Wonggeduku, Edi Kurniawan, didampingi Kepala Desa Dawi-Dawi, Lidiawati, Kapolsek Wonggeduku, Ipda Harisman, SH, serta unsur Babinkamtibmas dari TNI.

Di Balai Desa Dawi-Dawi 102 jiwa pengungsi tampak duduk berbincang langsung dengan orang nomor satu di Kabupaten Konawe.

Baca juga: 11 Ton Beras Bakal Disalurkan untuk 5.445 Warga Terdampak Banjir di Kendari Sulawesi Tenggara

Dalam kunjungannya tersebut, Bupati Yusran menerima keluhan dari para pengungsi khususnya para ibu yang mulai keluhkan masalah kesehatan hingga kebutuhan sehari-hari.

Penyerahan bantuan kebutuhan pokok secara simbolis diterima oleh perwakilan warga.

"Bantuan dari Pemda dan Bulog ini semoga meringankan. Jangan sungkan menyampaikan apa yang benar-benar dibutuhkan," ucap Bupati Yusran.

Pengungsi Keluhkan Masalah Kesehatan

Selanjutnya, rombongan bergeser ke Posko Medis yang didirikan oleh Puskesmas Wonggeduku.

Dokter Tati, petugas yang berjaga, melaporkan sejumlah keluhan kesehatan dari para pengungsi.

"Rata-rata warga mengeluh asam lambung kambuh karena pola makan yang tidak teratur dan stres, Pak," ujar dr Tati.

Selain itu beberapa kasus anemia, terutama pada ibu hamil dan remaja putri hingga keluhan paling mengganggu warga adalah gatal-gatal akibat gigitan nyamuk di tempat pengungsian.

Menyambut keluhan warga dan laporan petugas medis, Bupati Yusran langsung memberikan instruksi tegas kepada jajarannya dan stakeholder terkait untuk segera mengatasi permasalahan.

"Prioritas utama selain makan adalah kesehatan. Saya perintahkan untuk segera melakukan fogging di area sekitar balai desa dan pemukiman warga. Jangan sampai pasca-banjir ini muncul wabah demam berdarah atau penyakit kulit lainnya. Pastikan tim medis siaga 24 jam, terutama untuk 16 balita dan 7 lansia itu," tegasnya.

Terakhir, Bupati berjalan menyusuri genangan air yang mulai surut di area pemukiman warga terdampak banjir, menjanjikan perbaikan drainase dan bantuan normalisasi lingkungan dalam waktu dekat.

Berdasarkan update data Infografis Bencana Hidrometeorologi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe, pada rabu (13/5/2026), sebanyak 7 Kecamatan terdampak banjir, yakni Kecamatan Wonggeduku, Wawotobi, Lambuya, Kapoiala, Morosi, Tongauna Utara dan Anggaberi.

Total warga terdampak 1.068 jiwa, 301 KK, 108 rumah dan 1.034 hektar sawah tergenang.  (*)

(TribunnewsSultra.com/Annisa Nurdiassa)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.