BOLASPORT.COM - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengamini pernyataan Florentino Perez soal banyaknya pihak yang ingin melihat klub mereka gagal.
Selasa (13/5/2026), orang nomor satu di Los Blancos itu menggelar konferensi pers yang kontroversial di markas tim, Valdebebas.
Sepanjang 90 menit, Florentino Perez secara berapi-api mengecam langkah pihak-pihak yang dipikirnya ingin menggulingkan dia dari posisinya maupun menyerang Real Madrid.
Salah satu yang jadi sorotan Perez ialah tudingan munculnya semacam sentimen anti-Madrid guna mencegah mereka berjaya lewat berbagai cara.
Kubu rival, Barcelona, menjadi korban tuduhan. Perez ikut menyinggung-nyinggung keterlibatan mereka dalam 'Skandal Negreira' yang diklaim memuluskan rencana Barca berkuasa.
"Saya bisa memenangi lebih banyak gelar juara di LaLiga, tapi itu tidak terjadi karena banyak piala dicuri dari saya," kata Perez.
"Para suporter Real Madrid mendukung saya dalam perjuangan melawan Negreira dan yang lainnya."
"Bukan hanya Madrid yang dirugikan, tim-tim lain juga mengalaminya. Barcelona selalu diuntungkan."
"Kita lihat saja apakah UEFA akan ikut campur dalam masalah ini karena mereka pasti akan melakukannya."
"Saya tidak datang ke sini agar wasit-wasit bisa memperkaya diri mereka dengan uang Barcelona," ujar pria 79 tahun tersebut, dikutip BolaSport.com dari Marca.
Skandal Negreira ialah kasus dugaan korupsi dan suap yang melibatkan Barca dengan mantan Wakil Presiden Komite Teknis Wasit Spanyol (CTA), Jose Maria Enriquez Negreira.
Pihak Blaugrana dituduh menyetor uang sebesar 7,5 juta hingga 8,4 juta euro selama periode 2001 hingga 2018 ke perusahaan milik Negreira.
Sampai saat ini, kasus tersebut belum mencapai vonis akhir. Secara paralel, Madrid juga dilanda paceklik trofi mayor dalam dua musim beruntun.
"Apakah tujuh gelar juara LaLiga telah dicuri dari Real Madrid? Tentu saja," ucap Arbeloa mengamini ucapan Perez sehari kemudian dalam jumpa pers menjelang laga versus Oviedo, Rabu (13/5/2026).
"Setiap penggemar Madrid yang mendengarnya pasti setuju bahwa kami diperlakukan berbeda dari klub-klub lain di seluruh dunia."
"Kita semua tahu apa yang telah terjadi dalam 20 tahun terakhir. Saya yakin ada hal-hal yang tidak kita ketahui."
"Tampaknya tidak masuk akal bahwa hanya Real Madrid yang ingin membela supremasi hukum dalam sepak bola."
"Ini adalah perasaan yang dirasakan oleh semua penggemar kami. Standar ganda selalu ada."
"Kami tidak bisa menyangkal bahwa klub ini belum memenangkan gelar selama dua tahun."
"Berapa banyak klub yang lebih lama melalui musim tanpa gelar?"
"Berapa banyak tim yang telah memenangkan trofi Eropa (Liga Champions) seperti yang kami menangkan dalam beberapa tahun terakhir?"
"Saya tidak berpikir para penggemar bodoh. Yang menyakiti mereka adalah perlakuan buruk sehari-hari dari begitu banyak orang," ucap mantan bek sayap Los Blancos.
Asa terakhir Kylian Mbappe dkk untuk meraih piala musim ini memang hangus akibat kekalahan dari sang rival bebuyutan.
Pada momen El Clasico di Camp Nou, Minggu (10/5/2026), Real Madrid keok 0-2 sehingga titel kampiun Liga Spanyol melayang ke kubu Barcelona.
Adapun sebagai respons, pernyataan kontroversial Florentino Perez itu disambut serius oleh kubu Barca yang merasa reputasinya terancam.
Relasi kedua pihak kembali memanas setelah persaingan di lapangan untuk memperebutkan trofi musim ini padam.