Jatim Terpopuler: Unta Viral Peternakan Mojokerto hingga Harga Sapi Kurban Naik Rp4 Juta
Arie Noer Rachmawati May 14, 2026 07:14 AM

Pertama ada unta Timur Tengah yang diimpor peternakan Berkah Wafa Fram (BWF) di Dusun Dateng, Desa Watesnogoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, viral.

Kedua video viral pernyataan Dirjen Dukcapil terkait penggunaan fotokopi e-KTP.

Ketiga harga sapi kurban di Trenggalek naik Rp3 juta hingga Rp4 juta per ekor menjelang Idul Adha. 

Berikut selengkapnya:

Baca juga: Jatim Terpopuler: Sosok Anggota DPRD Jember Main Game saat Rapat hingga Modus Guru Lecehkan Siswa

Unta Viral Peternakan Mojokerto Kini Diborong Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Kehadiran Unta Timur Tengah yang diimpor peternakan Berkah Wafa Fram (BWF) di Dusun Dateng, Desa Watesnogoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, sukses menarik perhatian publik.

Tidak hanya warga, sejumlah pejabat hingga polisi kini mulai melirik, bahkan berminat membeli unta yang didatangkan dari Australia tersebut.

Salah satunya adalah Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto.

Ia awalnya mengetahui dari kerabatnya adanya peternakan unta yang viral di media sosial. 

Menurut AKBP Edy, dirinya berkunjung ke Mojokerto usai diminta kerabatnya yang memiliki usaha Mini Zoo untuk melihat kondisi satwa secara nyata di peternakan. 

"Kebetulan ada saudara memiliki usaha Mini Zoo yang berkeinginan untuk membeli unta itu," ujar AKBP Edy saat ditemui di peternakan unta Ngoro, Rabu (13/5/2026).

"Karena tempat saya (Surabaya) cukup dekat dengan lokasi, maka saya dimintai tolong mengecek yang ternyata menarik juga," lanjut dia.

Rencana dari kerabatnya, unta jenis punuk satu di peternakan ini akan diborong untuk menambah koleksi hewan di kebun binatang kecil Jawa Timur. 

"Rencananya cuma beberapa pasang, tapi cuma tersedia yang bisa dijual tiga pasang. Insyaallah kita ambil semuanya," ucap AKBP Edy.

"Kalau harganya boleh ditanyakan ke pemiliknya, yang jelas kita diberi harga khusus," lanjutnya.

Edy tampak sudah terbiasa bercengkrama dengan satwa khas gurun pasir tersebut.

Ia beberapa kali memberikan pakan unta dengan sayuran wortel.

Si unta yang jinak kemudian melahap semua wortel yang diberikannya. 

Tangan Edy sesekali mengelus leher bawah unta seolah manja dengan pengunjung.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Baca juga: Jatim Terpopuler: Nama 4.000 Penerima Beasiswa Sidoarjo hingga Wanita Sekap Ayah Pacar

Viral Isu Larangan Fotokopi e-KTP

Video viral pernyataan Dirjen Dukcapil terkait penggunaan fotokopi e-KTP memunculkan beragam pertanyaan di tengah masyarakat.

Terkait hal itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kediri menegaskan bahwa tidak ada larangan penggunaan fotokopi E-KTP melainkan imbauan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menjaga data pribadi.

Kabid Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kabupaten Kediri, Ongky Asep Satuhu menjelaskan, imbauan tersebut berkaitan dengan perlindungan data pribadi agar dokumen kependudukan tidak disalahgunakan pihak tidak bertanggung jawab.

"Jadi bukan pelarangan sebenarnya. Dikhawatirkan ketika difotokopi itu tercecer dan ditemukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab kemudian disalahgunakan," jelas Ongky saat ditemui di kantor, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, hingga saat ini, Disdukcapil Kabupaten Kediri belum menerima laporan maupun keluhan terkait penyalahgunaan fotokopi e-KTP di wilayah Kabupaten Kediri.

Ongky mengatakan, sejumlah lembaga yang masih meminta fotokopi e-KTP sebagai syarat administrasi merupakan kebijakan masing-masing instansi pemberi layanan.

"Berbagai lembaga yang masih mempersyaratkan fotokopi itu merupakan kebijakan dari lembaga pemberi pelayanan," jelasnya.

Ongky menambahkan, Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri sebenarnya telah menyiapkan sistem layanan digital yang memungkinkan instansi melakukan verifikasi data kependudukan tanpa perlu meminta fotokopi e-KTP.

Sistem tersebut dilakukan melalui tiga mekanisme, yakni web service antar aplikasi, web portal Dukcapil pusat, serta card reader yang dapat membaca chip pada e-KTP elektronik.

"Dirjen Dukcapil itu sudah bekerja sama dengan lembaga-lembaga baik kementerian, BUMN maupun swasta. Jadi data kependudukan bisa diakses melalui web service, web portal atau card reader," terang Ongky.

Di Kabupaten Kediri sendiri, beberapa layanan perbankan mulai menerapkan sistem tanpa fotokopi e-KTP.

Ongky menyebut sejumlah bank seperti BNI dan Bank Jatim sudah dapat melayani pembukaan rekening hanya menggunakan e-KTP fisik maupun Identitas Kependudukan Digital (IKD) di ponsel.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Baca juga: Jatim Terpopuler: Ribuan Guru Honorer Ponorogo Tak Masuk Dapodik hingga ASN Nganjuk Palsukan Data

Harga Sapi Kurban di Trenggalek Naik Rp4 Juta

Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, harga sapi kurban di Kabupaten Trenggalek mengalami kenaikan signifikan. 

Salah satu pemicunya, berkurangnya populasi sapi akibat dampak penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sempat mewabah.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu pedagang sapi asal Kecamatan Pogalan, Trenggalek. 

Adalah Suwardi yang memiliki banyak ekor sapi.

Ia menyebutkan kenaikan harga saat ini berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 4 juta per ekor dibandingkan harga sebelumnya.

"Situasi harga sapi ada kenaikan agak signifikan, sekitar Rp 3 juta sampai Rp 4 juta per ekor dari harga yang lama," ujar Suwardi saat ditemui di pasar hewan Kelurahan Tamanan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Rabu (13/5/2026).

Meroketnya harga sapi kurban tahun ini menurut Suwarni gegara menipisnya stok sapi di berbagai daerah.

Banyak peternak yang merasa trauma untuk memelihara sapi pasca-serangan wabah PMK beberapa waktu lalu. Sehingga berbondong-bondong beralih memelihara kambing.

"Kenaikan harga itu karena PMK. Sebabnya, orang-orang trauma memelihara sapi, akhirnya jumlah sapinya berkurang banyak di semua daerah. Sejak hari raya kemarin (Idul Fitri), setiap pasaran harganya terus naik," jelasnya.

Meski harga melonjak, permintaan pasar tetap tinggi. Suwardi mengaku hingga hari ini dirinya sudah berhasil menjual hampir 100 ekor sapi.

BACA SELENGKAPNYA >>>

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.