Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Wahyuni
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Anggota Komisi D DPRD Jember Achmad Syahri As Siddiqi akhirnya muncul ke publik setelah video dirinya bermain game sambil merokok saat rapat dengar pendapat (RDP) viral di media sosial.
Video Syahri bermain game sambil merokok ramai diperbincangkan sejak Selasa (12/5/2026).
Namun sejak kehebohan itu, legislator termuda di DPRD Jember ini tidak muncul atau memberikan klarifikasi.
Barulah pada Rabu (13/5/2026) malam sekitar Pukul 23.00 WIB, Syahri memberikan klarifikasi dan permohonan maaf.
Baca juga: Kritik Tajam Kepada Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok, Dinilai Langgar Etika Publik
Klarifikasi dilakukan melalui sebuah video, yang kemudian disebarkan ke awak media melalui grup wartawan yang biasa meliput di DPRD Jember.
Video itu disampaikan oleh sesama anggota Fraksi Gerindra yang juga Ketua Komisi C DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo, sekitar Pukul 23.00 WIB.
Berikut pernyataan Achmad Syahri As Siddiqi melalui video tersebut.
"Asslamualaikum warrahmatullahiwabaratuh. Saya Achmad Syahri As Siddiqi, anggota Komisi D DPRD Jember, dengan rendah hati meminta maaf memohon maaf kepada masyarakat Jember, khususnya ketua umum Partai Gerindra dan DPP atas apa yang sudah saya lakukan. Saya khilaf, saya sadar apa yang saya lakukan, jadi pembelajaran buat saya, disanksi Partai dan DPRD. Saya anak muda banyak kekurangan, semoga ini tidak terulang dalam hidup saya. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, khususnya masyarakat Jember, ini jadi pembelajaran bagi hidup saya".
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Jember Sunarsi Khoris menyesalkan kejadian anggotanya bermain game sambil merokok saat rapat dengar pendapat tersebut.
"Sebagai Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jember, saya menyesalkan kejadian tersebut. Semoga beliau bisa bermuhasabah (introspeksi) atas kejadian tersebut," kata Sunarsi.
RDP itu membahas isu-isu kesehatan dan penanganannya, pada Senin (11/5/2026). RDP diikuti oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, BPJS Kesehatan, Puskesmas, juga Dinas Sosial.
Namun usai membikin kehebohan, Achmad Syahri As Siddiqi tidak langsung memberikan klarifikasi, pun melalui awak media.
Selasa (12/5/2026), anggota Fraksi Gerindra ini menjanjikan akan memberikan klarifikasi, meski hanyamelalui video yang dibikin sendiri.
Namun sampai malam hari, klarifikasi yang dijanjikan tidak kunjung tiba.
Akhirnya Ketua DPRD Jember yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Jember Ahmad Halim yang menyampaikan permohonan maaf, sekaligus berjanji akan mengambil tindakan sesuai dengan aturan di kelembagaan dewan, juga Partai.
Sementara Komisi D mulai Selasa (12/5/2026) hingga Rabu (13/5/2026) melakukan kunjungan kerja ke Bali.
Barulah Rabu (13/5/2026) jelang tengah malam, klarifikasi dan permohonan maaf yang disampaikan lewat video itu muncul ke publik.