Gedung Senat Filipina Diberondong Tembakan, Tokoh Kunci Anti-narkoba Berlari Cari Tempat Berlindung
Tribun-video May 14, 2026 09:42 AM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Gedung Senat Filipina diberondong tembakan peluru, hingga membuat tokoh kunci dalam kampanye anti-narkoba berlarian mencari tempat perlindungan.Mengutip Tribunnews pada (14/5), kabar ini menurut laporan dari berbagai sumber utama termasuk "Reuters" dan "GMANews".Serangan rentetan tembakan itu terjadi pada Rabu (13/5/2026) malam sekira pukul 19.30 waktu Filipina.Diduga, penembakan terjadi di tengah upaya penangkapan seorang senator terkemuka yang dicari oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).Dia adalah Senator Ronald “Bato” Dela Rosa.Ronald dela Rosa adalah penegak hukum utama dalam "perang melawan narkoba" berdarah yang dilancarkan mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.Surat perintah penangkapan terhadap dela Rosa yang dikeluarkan pada bulan November, menuduh bahwa saat menjabat kepala Kepolisian Nasional Filipina, ia membantu melakukan pembunuhan massal terhadap bandar narkoba.Namun, sebelum insiden rentetan tembakan pada Rabu, dela Rosa telah membantah terlibat dalam pembunuhan ilegal itu.Para hakim ICC mengatakan pembunuhan tersebut merupakan bagian dari kampanye "luas dan sistematis".Di mana, yang menargetkan tersangka kriminal, khususnya dalam operasi anti-narkoba.Mereka mencatat bahwa setidaknya 32 orang tewas dalam insiden antara tahun 2016 dan 2018.Perlu diketahui terlebih dahulu, ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap dela Rosa atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan.Ia disebut sebagai satu di antara kaki tangan mantan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, dalam kasus tersebut.Adapun, Duterte sendiri yang menjabat sebagai presiden dari tahun 2016 hingga 2022, telah ditangkap oleh polisi Filipina pada Maret 2025 dan dibawa ke ICC di Den Haag.Terkini, dikabarkan bahwa posisi dela Rosa yang berlindung di kantornya sejak Senin, menyerukan kepada publik untuk turun ke jalan dan mencegah penangkapannya.Dia mengatakan bahwa aparat penegak hukum sedang dalam perjalanan menyusul dibukanya surat perintah penangkapan oleh ICC.Sementara itu, media Filipina GMANews menyatakan bahwa pasukan bersenjata itu diduga berasal dari Biro Investigasi Nasional (NBI).Akan tetapi NBI membantah bahwa personelnya dikerahkan ke gedung tersebut.Adapun, seusai beberapa pria bersenjata berseragam terlihat di halaman majelis tinggi setelah Senat menunda sidang pleno, Senat kemudian diberlakukan penguncian (lockdown) tak lama setelah itu.Hingga kini, belum ada laporan pasti mengenai apa yang sedang terjadi atau siapa yang melepaskan tembakan untuk pertama kali.(Tribun-Video.com)Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS: Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan, https://www.tribunnews.com/internasional/7829390/breaking-news-gedung-parlemen-filipina-diberondong-tembakan.Program: Tribun Video UpdateHost: Yessy Arisanti WienataEditor Video: Hadiyya QurrataUploader :#Filipina #SenatFilipina #RonaldDelaRosa #BatoDela Rosa #BreakingNews #Manila #UpdateBerita #Kriminal #Internasional #ConflictUpdate