Renungan Harian Katolik Kamis 14 Mei 2026, "Melepas Harapan Duniawi Terlibat Dalam Misi Kasih Tuhan"
Eflin Rote May 14, 2026 10:19 AM

Renungan Harian Katolik
Kamis, 14 Mei 2026
Oleh: Pater Fransiskus Funan Banusu SVD
Hari Raya Kenaikan Tuhan
MELEPAS HARAPAN DUNIAWI TERLIBAT DALAM MISI KASIH TUHAN
(Kis. 1:1-11; Mzm. 47:2-3.6-7.8-9; Ef. 1:17-23; Mat. 28:16-20)

"Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku..." (Mat. 28:19)

Selamatkan dunia melalui misi Tuhan sampai ke ujung bumi. Perintah agung Tuhan yang menandakan bahwa banyak manusia yang menyebar di kolong langit mendambakan sentuhan kasih Sang Imanuel.

Rencana keselamatan Allah itu tertuju kepada semua orang. Siapa pun yang insyaf dan terbuka hatinya untuk menerima tawaran keselamatan Allah, maka selamatlah ia. 

Para murid Tuhan mendapat mandat istimewa dari Tuhan untuk urusan misi keselamatan itu. Mereka diutus. Melalui peristiswa iman yang menakjubkan Tuhan naik, Allah beri kuasa penuh baik Surgawi maupun duniawi kepada Putra-Nya.

Berkat pelimpahan kuasa absolut ini, Yesus pun dengan penuh wibawa mengutus murid-murid-Nya hingga ke  ujung bumi. Yesus yang naik ke Surga, tidak meninggalkan para murid dalam tugas perutusan ini di bumi. Oleh kuasa Roh Kudus, Ia menegaskan akan selalu menyertai mereka hingga akhir zaman.

Penyertaan abadi Tuhan ini, jusrru menumbuhkan kekuatan penghayatan panggilan yang luar biasa untuk optimis menjadi pewarta kasih dan kebenaran Tuhan.

Pewartaan kasih dan kebenaran Tuhan selalu aktual di tengah dunia. Sebab dunia kadang kejam dalam kebencian dan aneka kejahatan yang tak terkira. 

Seiring dengan penyertaan Tuhan selamanya bagi murid-murid-Nya, demikian juga misi keselamatan di bumi takkan pernah berakhir.

Kepada orang-orang Galilea yang menyaksikan kenaikan-Nya, Yesus berkata, "kamu akan diberi kuasa, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, di seluruh Yudea dan Samaria, bahkan sampai ke ujung bumi!" (Kis. 1:8). Kenaikan Tuhan memang penuh misteri, namun sarat misi.

Yesus naik ke Surga, misi Gerejs dimulai, semakin banyak orang diundang, dipanggil untuk terlibat dalam karya pewartaan Kristus. 

Yesus naik ke Surga dan akan kembali dengan cara yang sama.  Pemazmur menanggapi dalam madahnya, "Allah telah naik diiringi sorak-sorai, Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala. Bermazmurlah bagi Allah, bermazmurlah! Kidungkanlah mazmur bagi Raja kita, kidungkan mazmur!" (Mzm. 47:6-7).

Tugas pewartaan yang efektif butuh peneguhan Allah. Maka Santo Paulus berdoa memohon Allah beri Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia yang benar, supaya mata hati terang dan mengerti pengharapan yang terkandung dalam panggilan-Nya. Ia kaya akan kemuliaan dan kuasa-Nya hebat bagi orang yang percaya. 

Sesudah bertakhta di Surga, Kristus jauh lebih tinggi dari segala pemerintahan dan penguasa, kekuasaan dan kerajaan. "Segala sesuatu diletakkan di bawah kaki-Nya." (Ef. 1:22). Ia kepala dari segala yang ada. 

Beato Paulus VI mengatakan, kenaikan Tuhan adalah peristiwa cinta. Karena cinta Yesus mempersembahkan Diri-Nya seutuhnya kepada Bapa-Nya.

Allah Bapa berkenan menerima-Nya. Dengan demikian harapan insan beriman akan hidup kekal semakin kokoh. Upaya menjadi pelopor cinta kasih semakin gencar dari setiap pengikut Tuhan. Demi menggapai damai dan hidup kekal, berani melepas harapan duniawi  dan terlibat dalam misi kasih Tuhan dengan hati terbuka dan bebas.

Selamat Hari Raya Kenaikan Tuhan. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Kamis/Pekan VI Paskah/A/II, 140526)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.