Jadwal Keberangkatan Haji Asal Ciamis Berubah Akibat Delay Penerbangan
ferri amiril May 14, 2026 11:35 AM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com Kabupaten Ciamis, Ai Sani Nuraini


TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Jadwal keberangkatan jemaah haji asal Ciamis mengalami perubahan jam akibat adanya keterlambatan penerbangan (delay) pada salah satu kloter yang lain.

Awalnya, rombongan jemaah calon haji asal Ciamis kloter 31 KJT ini berangkat dari Ciamis ke Asrama Haji Indramayu sekira pukul 02.30 WIB, namun jadwal berangkat berubah menjadi pukul 08.00 WIB, Kamis (14/5/2026).

Meski demikian, kondisi tersebut dipastikan tidak mengganggu proses pemberangkatan secara keseluruhan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ciamis, H. Nana Supriatna, menjelaskan perubahan jadwal dilakukan untuk menghindari penumpukan jemaah di asrama haji.

"Perubahan jadwal karena kloter 30 ada penerbangan delay. Itu ketentuan dari pihak penerbangan. Kalau masuk jam 11.30 WIB, jemaah akan menumpuk di asrama haji. Jadi solusinya diundur karena waktunya masih memungkinkan," ujarnya.

Baca juga: Sekda Ciamis Targetkan Aktivasi IKD Tembus 90 Persen, Dorong Digitalisasi Bansos Perlinsos

Menurut Nana, perubahan tersebut tidak menjadi persoalan serius dan dinilai sebagai hal yang biasa terjadi dalam operasional penerbangan.

Di sisi lain, ia memastikan kondisi jemaah haji asal Ciamis yang sudah berangkat sebelumnya dalam keadaan baik. 

Jemaah yang tergabung dalam Kloter 15 disebut telah seluruhnya tiba di Mekkah.

"Kloter 15 sudah di Mekkah semua. Aman, alhamdulillah. Memang ada satu jemaah dari kloter ini yang sakit dan keberangkatan ek asrama haji menggunakan ambulans," katanya.

Terkait kesiapan jemaah yang akan diberangkatkan berikutnya, Nana menyebut seluruh prosedur tetap dijalankan sesuai standar operasional yang berlaku.

"Kesiapannya sama seperti sebelumnya. SOP dan protap sudah sesuai," ucapnya.

Ia juga memastikan kondisi kesehatan jemaah secara umum baik. Apabila ada jemaah yang mengalami gangguan kesehatan, penanganan langsung dilakukan oleh tim medis.

"Jemaah sehat. Kalau ada yang kurang sehat langsung ditangani tim kesehatan," katanya.

Nana juga menyoroti kondisi cuaca di tanah suci yang sedang panas sehingga jemaah diminta menjaga kondisi fisik menjelang puncak ibadah haji.

Ia mengimbau para calon jemaah haji asal Ciamis agar memperhatikan pola makan, menjaga kesehatan, dan memperbanyak waktu istirahat.

"Fokus dulu ke Arafah, Muzdalifah, Mina. Supaya nanti pas puncak haji berjalan baik dan mabrur, insyaallah," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Nana mengungkapkan usia jemaah tertua asal Ciamis tahun ini mencapai 96 tahun, sementara yang termuda berusia 20 tahun.

Selain itu, masa antrean haji di Ciamis saat ini diperkirakan mencapai 26 tahun. 

Sementara jumlah waiting list calon jemaah haji dari Ciamis mencapai sekitar 18 ribu orang.

Ia juga menyebut kuota keberangkatan haji asal Ciamis tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

"Tahun kemarin 1.130 orang, sekarang menjadi 850 jemaah. Berarti berkurang sekitar 300 an orang," pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.