Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Sebelum sapi limosin bernama Glendoh milik Hadi Sumanto (84) dibeli Presiden RI Prabowo Subianto untuk hewan kurban Idul Adha 1447 H/2026 M, keluarga ternyata sempat menawarkan dua ekor sapi sekaligus kepada petugas survei.
Namun dari dua sapi yang diajukan, hanya Glendoh dengan bobot sekitar 9 kuintal yang akhirnya dipilih menjadi hewan kurban Presiden.
Sigit Pranyoto (34), cucu Hadi Sumanto, mengatakan awalnya petugas dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sragen menghubunginya untuk menanyakan apakah sapi milik keluarganya sudah terjual atau belum.
"Awalnya petugas dari dinas tanya ke dia sapinya sudah laku atau belum," kata Sigit, Kamis (14/5/2026).
Tak hanya itu, petugas juga menawarkan agar sapi milik keluarganya dimasukkan dalam daftar pilihan hewan kurban pejabat.
Baca juga: Sapi Jenis Limosin Milik Warga Sragen Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban, Harganya Rp 80 Juta
Kesempatan itu langsung dimanfaatkan keluarga dengan menawarkan dua ekor sapi, termasuk Glendoh.
"Dia menawarkan untuk sapi kakek saya untuk diposting di grup kurban pejabat, dan akhirnya saya mau dan menawarkan dua ekor sapi, namun yang kepilih 1 ekor sapi," kata dia.
Setelah Glendoh dinyatakan terpilih, tim kesehatan hewan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah datang untuk melakukan pemeriksaan.
Pemeriksaan meliputi kondisi kesehatan, usia, hingga bobot sapi sebelum dipastikan layak menjadi hewan kurban Presiden.
Sigit kemudian diminta datang ke Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah di Ungaran, Kabupaten Semarang, untuk proses kesepakatan pembelian pada Rabu (13/5/2026).
Baca juga: Sosok Hadi Sumanto Asal Sragen, Pemilik Sapi Kurban yang Dibeli Presiden, Berternak Sejak 1980
"Bobot sama umur sama kesehatan sapi, serta harga dinilai cocok, maka kemarin disepakati untuk dibeli, dan kemarin sudah diterima DPnya," kata dia.
Glendoh sendiri merupakan sapi limosin milik Hadi Sumanto, warga Dukuh Tugu, Desa Tangkil, Kecamatan Sragen, yang kini menjadi perhatian warga setelah dipilih langsung sebagai hewan kurban Presiden RI.