Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Harga hewan sapi kurban mengalami kenaikan jelang perayaan Hari Raya Idul Adha di Pasar Hewan Legen, Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Kamis (14/5/2026).
Kenaikan harga diketahui terjadi sejak beberapa waktu terakhir.
"Ini naik (harga sapi), dua minggu terakhir lah," ujar salah satu pedagang, Ardi (45).
Pedagang lain, Dianto asal Desa Tlogowatu, membawa satu sapi dan sudah laku terjual.
"Ini tadi saya jual Rp 24 juta," ucapnya.
Sapi tersebut merupakan sapi jenis simental dengan bobot 5 kuintal.
Kenaikan harga sapi dijelaskan bervariasi.
"Naiknya Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta ada," jelasnya.
Kenaikan ini lebih tinggi dibanding Idul Adha tahun lalu.
Dianto juga masih memiliki stok sapi yang berada di kandang.
"Ini masih ada 15 ekor di rumah," kata dia.
Baca juga: Perawatan Sapi Kurban Presiden Prabowo di Sragen, Dimandikan Setiap Pagi
Sapi yang banyak diminati untuk kurban ialah sapi dengan harga terjangkau dan bobot proporsional.
"Biasanya yang banyak dicari harga Rp 25 juta, itu bobotnya 5 kuintal," ujarnya.
Pantauan TribunSolo.com, banyak sapi dijual di pasar.
Terdapat beragam jenis dan ukuran sapi yang ditawarkan.
Ragam jenis sapi yang dipajang antara lain limosin, sapi PO, simental, dan sapi lokal.
Ukuran sapi pun beragam, mulai dari sapi kurban, sapi betina, hingga anak sapi. (*)