Punya Rekam Jejak dan Mitra Internasional Jadi Modal Faunaland Bidik Pengelolaan Bandung Zoo
Seli Andina Miranti May 14, 2026 03:47 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Lembaga konservasi Faunaland masuk sebagai calon pengelola baru Bandung Zoo dan lembaga ini siap untuk mengikuti proses lelang yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bandung.

Faunaland sendiri merupakan lembaga konservasi yang mengusung konsep konservasi urban dan kesejahteraan satwa di Indonesia. Saat ini, lembaga tersebut mengelola Faunaland Ancol Jakarta dan Faunaland Cibubur.

CEO Faunaland, Danny Gunalen mengatakan, untuk mengikuti proses lelang pengelolaan Bandung Zoo ini pihaknya sudah memiliki banyak akreditasi dari dalam dan luar negeri.

Baca juga: Faunaland Bidik Pengelolaan Bandung Zoo, Satwa Endemik dan Kultur Sunda jadi Andalan

"Seperti tahun 2025, kami mendapatkan penghargaan dari Menteri Kehutanan tiga kali dalam pelepas liaran satwa yang sudah punah dan concern pada satwa-satwa endemik Indonesia," ujar Danny, Rabu (13/5/2026).

Dengan penghargaan itu, kata dia, Faunaland menjadi satu-satunya mitra di Indonesia yang dipercaya dua lembaga konservasi internasional, yakni Bin Zayed Species Conservation Fund dari Uni Emirat Arab dan Foundation for Ecological Security and Animal Conservation (Fantara) dari India.

"Kami juga bermitra dengan pemerintah, bukan untuk kebun pindah saja, tapi untuk satwa di luar habitat, in situ di Taman Nasional. Jadi, yang sudah kami lakukan adalah vaksinasi gajah di alam di Taman Nasional Tesso Nilo," katanya.

Dia mengatakan, untuk ke depan pihaknya juga akan membangun rumah sakit gajah di Tesso Nilo dan tentu akan bermitra dengan pemerintah serta bantuan luar negeri tanpa menggunakan anggaran dari negara.

"Jadi untuk mengelola Bandung Zoo kami yakin 100 persen. Tapi semua seleksi kami serahkan kepada pemerintah kota kalau mereka ada rencana-rencana lain, tapi yang penting animal welfare itu," ucap Danny.

Dia mengatakan, jika hasil seleksi nanti Faunaland bukan lembaga yang terpilih mengelola Bandung Zoo, akan tetap melakukan pengawasan karena pihaknya merupakan dewan pengawas kebun binatang seluruh Indonesia.

Baca juga: Faunaland Bidik Pengelolaan Bandung Zoo, Satwa Endemik dan Kultur Sunda jadi Andalan

Di sisi lain, Danny pun mengungkap tantangan yang harus dihadapi untuk mengelola Bandung Zoo. Namun, semua ini sudah disiapkan secara matang agar kondisi Kebun Binatang itu bisa menjadi lebih baik.

"Tantangan banyak, dari human resources, tenaga ahlinya, fasilitas, sarana dan prasarana, kebutuhan biologis dan yang terpenting dari anggaran karena tidak mungkin tanpa finansial bisa kita jalankan semua itu terutama kesejahteraan manusia dan hewannya," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.