Motif Oknum Guru Rudapaksa Siswi SMP 6 Kali di Toilet hingga Lab Komputer
Kiki Novilia May 14, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Surabaya - MS (25) guru honorer di sebuah SMP di Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya tega merudapaksa siswinya sendiri hingga enam kali. 

Pria asal Lamongan itu terbukti merudapaksa seorang siswinya yang berusia 14 tahun sebanyak enam kali di tiga lokasi berbeda.

Dua lokasi di lingkungan sekolah yakni toilet dan laboratorium komputer. Kemudian, Pelaku MS juga pernah merudapaksa korban di sebuah rumah kosong dekat sekolah. 

Kasat PPA-PPO Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari mengatakan, motif pelaku merudapaksa korban karena tidak kuat menahan hawa nafsu. 

"Pelaku melakukan kekerasan seksual dan atau persetubuhan terhadap korban karena tidak dapat menahan hawa nafsu," ujar Melatisari dikutip dari TribunJatim, Kamis (14/5/2026). 

Baca juga: Siasat Licik Bos Kafe Rudapaksa Karyawannya yang Masih Remaja, Korban Lapor Polisi

Adapun modus yang dilakukan pelaku adalah memaksa korban dengan cara menarik tubuhnya saat berjalan sendirian di dekat toilet. 

Modus serupa juga dilakukan guru SMP itu saat merudapaksa korban di laboratorium komputer. Pelaku menarik tubuh korban paksa dan mengunci pintu serta jendelanya dari dalam.

Bahkan pelaku pernah merudapaksa korban setelah korban baru saja buang air kecil di toilet lantai dua sekolah.

"Kejadian dilakukan oleh oknum guru tersebut sebanyak 1 kali di laboratorium komputer, 5 kali di toilet sekolah dan 1 kali rumah kosong di daerah Sukomanunggal," ujar Plt Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Jadi Ismanto.

MS akhirnya ditangkap Anggota Satres PPA-PPO Polrestabes Surabaya pada Jumat (17/4/2026). Kemudian, pelaku bakal dikenakan Pasal 6 huruf a tentang UU RI No 12 Tahun 2022 tentang tindak pidana Kekerasan Seksual. Ancaman pidananya 12 tahun penjara. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.