SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang remaja perempuan bernama Annur Kholifatussyadiah (16) dilaporkan orang tuanya menghilang dari rumah sejak Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 13.00.
Risau dengan keberadaan sang anak, Sarina (37) selaku ibu membuat laporan orang hilang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Kamis (14/5/2026).
Annur merupakan siswi SMA yang tinggal bersama neneknya di kawasan Jalan DI Panjaitan, Lorong Zaman, Kelurahan Plaju Ilir, Kecamatan Plaju.
Ketika ditemui usai membuat laporan orang hilang, ibu korban menuturkan bahwa dirinya mendapatkan informasi anaknya telah pergi meninggalkan rumah sang nenek.
Baca juga: 981 Kendaraan Dinas Milik Pemkab OKI Hilang tak Tentu Rimbanya, Kejari Turun Tangan
"Awalnya anak saya berpamitan kepada neneknya untuk pergi menemui seorang temannya, namun hingga malam hari korban tak kunjung pulang ke rumah," kata warga Jalan Rimbo Mulyo, Lorong Sementara, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami itu.
Keluarga sudah mencoba mencari keberadaan Annur ke tempat teman-temannya dan pihak keluarga, namun tidak ditemukan.
Pihak keluarga juga sudah menghubungi ponselnya berkali-kali, namun tidak bisa dihubungi.
"Keluarga mulai panik setelah korban tidak memberi kabar sama sekali. Pihak keluarga juga telah mencoba mencari keberadaan korban ke rumah teman-temannya, namun teman-teman korban tidak mengetahui keberadaannya," ungkapnya.
Sebagai orang tua, lanjut Sarina, dirinya sangat khawatir dengan keberadaan sang anak.
"Saya berharap anak kami segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat,” ungkapnya.
Baca juga: Pamit Kerja Tak Kunjung Pulang, Ibu di Kertapati Laporkan Anak Hilang ke Polrestabes Palembang
Saat meninggalkan rumah, korban terakhir mengenakan baju kaos lengan panjang dan celana panjang.
"Adapun ciri-ciri korban, tinggi 160 cm, rambut panjang, dan kulit sawo matang," katanya.
Sarina berharap bagi masyarakat yang melihat keberadaan anaknya dapat segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Tamia Rahmadhany membenarkan adanya laporan orang tua korban terkait orang hilang.
"Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Bhabinkamtibmas jajaran polsek," tutupnya.