Jakarta (ANTARA) - Pelatih Barcelona, Hansi Flick mengaku kecewa gagal membawa timnya mencapai 100 poin di Liga Spanyol musim ini setelah takluk 0-1 dari Deportivo Alaves di Estadio de Mendizorroza, Kamis.
“Ya, saya kecewa. Tetapi kami harus menerimanya. Saya tetap melihat banyak hal positif dari tim ini,” kata Flick yang dilansir beIN Sports usai pertandingan.
Meski demikian, pelatih asal Jerman itu tetap puas melihat penampilan para pemain muda Blaugrana dalam laga tersebut.
“Kami ingin memberi menit bermain kepada pemain yang jarang tampil. Pada babak pertama kami mengendalikan permainan, tetapi ini bukan laga yang mudah.”
Barcelona datang ke markas Alaves dengan modal gelar juara Liga Spanyol yang sudah dipastikan usai kemenangan atas Real Madrid di El-Clasico pekan lalu.
Namun, Blaugrana gagal melanjutkan tren positif setelah gol Ibrahim Diabate pada masa injury time babak pertama menjadi penentu kemenangan tuan rumah.
Dalam pertandingan tersebut, Flick melakukan delapan perubahan susunan pemain dibanding laga penentuan gelar melawan Real Madrid. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri rentetan 11 kemenangan beruntun Barcelona di kompetisi domestik.
Hasil itu membuat Barcelona dipastikan gagal mencapai 100 poin musim ini. Blaugrana maksimal hanya mampu mengoleksi 97 poin hingga akhir musim.
Sepanjang sejarah LaLiga, hanya Real Madrid musim 2011/12 dan Barcelona musim berikutnya yang mampu menembus angka 100 poin dalam satu musim.
Selain itu, Flick juga gagal menyamai catatan Pep Guardiola, Frank Rijkaard, dan Luis Enrique sebagai pelatih Barcelona yang mampu mencatat minimal 12 kemenangan beruntun di Liga Spanyol.
Barcelona akan menjalani dua laga terakhir musim ini dengan menghadapi Real Betis di kandang pada akhir pekan sebelum bertandang ke markas Valencia pada 24 Mei mendatang.





