Tribunlampung.co.id, Jakarta - Aktor Ammar Zoni mengeluhkan kondisinya selama menjalani hukuman di Lapas Nusakambangan.
Hal ini diungkap langsung lewat sang adik, Aditya Zoni. Ia update soal kondisi Ammar Zoni di Nusakambangan.
Menurut Aditya, ditempatkan di Lapas Nusakambangan membuat kondisi Ammar memprihatinkan. Tidur di ruangan sempit hingga kakinya pun harus ditekuk saat tidur.
"Dia cerita semuanya tentang bagaimana di sana, gitu kan. Dia tidurnya nggak nyaman, kakinya ditekuk, ya kan. Terus dia bilang 'bisa lumpuh gua lama-lama di sini' gitu kan," ujar Aditya Zoni di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dikutip dari Tribunnews, Kamis (14/5/2026).
Sel tikus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan merupakan sel isolasi khusus yang digunakan untuk mendisiplinkan narapidana yang melakukan pelanggaran berat atau dikategorikan high risk.
Baca juga: Penampakan Ammar Zoni Cs Tiba di Lapas Super Maksimum Nusakambangan
Tak hanya itu, Ammar Zoni juga jarang keluar sel. Ia pun hanya dua kali melihat matahari dalam satu minggu.
"Untuk melihat matahari aja cuma dua kali satu minggu. Jadi itu ya dia sangat tersiksa di situ, dia merasa trauma lah untuk ke situ," beber Aditya Zoni.
Dalam persidangan, Ammar Zoni juga sempat meminta Majelis Hakim untuk tidak dikembalikan ke Lapas Nusakambangan. Namun, Majelis Hakim tidak mengabulkan permintaan tersebut karena bukan wewenangnya.
Aditya berharap setelah asesmen enam bulan, Ammar Zoni dapat diturunkan status narapidananya sehingga bisa ditempatkan di lapas biasa lagi di Jakarta.
"Saya yakin juga, saya percaya kalau Bang Amar ini cuma pemakai, bukan pengedar. Jadi ini kan yang sekarang kita upayakan gitu loh. Nah mudah-mudahan asesmennya cepat turun," ujar Aditya.
Diketahui Ammar Zoni dipindahkan dari Lapas Cipinang ke Nusakambangan pada Sabtu (9/5/2026) setelah divonis penjara 7 tahun dan denda Rp1 miliar. Ia dinyatakan bersalah atas kasus peredaran narkoba di Rutan Salemba.