SRIPOKU.COM, PALI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir), Sumatra Selatan, menggelar workshop bertajuk "Optimalisasi Media Sosial untuk Jurnalis di Era Digital".
Acara berlangsung khidmat di Ruang Aula Media Center PWI PALI, Kamis (14/5/2025) dengan dihadiri puluhan wartawan dari berbagai organisasi profesi di Bumi Serepat Serasan.
Selain sebagai ajang peningkatan kapasitas, kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis dalam menghadapi disrupsi informasi.
Ketua PWI PALI, Joko Sadewo, S.H., M.H., memberikan apresiasi atas antusiasme para jurnalis yang hadir.
Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah silaturahmi untuk memperkuat solidaritas wartawan di Kabupaten PALI yang memiliki lima kecamatan, 65 desa, dan enam kelurahan.
Baca juga: Ehdi Amin Terpilih Jadi Ketua PWI Lahat Periode 2026-2029
"Apresiasi yang cukup besar kami sampaikan kepada rekan-rekan jurnalis lintas organisasi. Acara ini adalah bentuk diskusi untuk memberi ilmu dengan harapan dapat memberikan pengalaman baru," ujarnya.
Menghadirkan narasumber berkompeten, Bung Faturohman, S.Sos., workshop ini mengupas tuntas peran media sosial sebagai platform digital berbasis internet yang memungkinkan pengguna membuat dan berbagi konten berupa tulisan, foto, maupun video secara daring tanpa batasan ruang dan waktu.
Faturohman mengingatkan bahwa kebebasan di media sosial bagi seorang jurnalis tetap memiliki batasan yang jelas.Karya jurnalistik yang diunggah ke media sosial wajib berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.
"Aspek verifikasi ketat atau akurasi tetap menjadi harga mati. Jurnalis harus mampu menjaga independensi serta menghindari konten yang mengandung hoaks atau SARA," ungkapnya.
Jurnalis juga diingatkan untuk tetap melindungi privasi narasumber dan selalu mencantumkan sumber informasi yang jelas guna menjaga marwah profesi di mata publik.
Baca juga: Daftar Nama Susunan Lengkap Panitia Kongres Persatuan PWI, Bakal Digelar Paling Lambat Agustus
Ketua Panitia Pelaksana, Anas, dalam laporannya menyampaikan workshop ini dirancang untuk membekali para jurnalis dengan wawasan dan keterampilan baru.