Kebalikan Pembalap Malaysia, Veda Fokus Belajar dan Kejar Konsistensi pada Moto3 Catalunya 2026
Wahid Fahrur Annas May 15, 2026 12:33 AM

HONDA TEAM ASIA
Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, optimistis menghadapi seri balap keenam Moto3 Catalunya 2026.

BOLASPORT.COM - Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, ingin mempertahankan momentum dari raihan positif balapan sebelumnya jelang penampilan pada Moto3 Catalunya 2026.

Veda masih berada dalam tren positif pada balapan seri Eropa setelah finis ke-6 pada seri GP di Spanyol dan tempat ke-4 pada balapan basah di Le Mans, Prancis.

Pembalap Indonesia itu mengaku sangat termotivasi setelah berhasil finis ke-4 pada Moto3 Prancis karena menjadi raihan terbaiknya saat membalas di atas aspal basah.

Meski begitu, Veda menyadari bahwa dirinya masih memiliki kekurangan dan banyak yang perlu diperbaiki.

"Setelah Le Mans, saya merasa sangat termotivasi dan percaya diri," kata Veda dalam rilis resmi Honda Team Asia jelang Moto3 Catalunya 2026.

"Hasil di Prancis sangat penting bagi saya karena menunjukkan bahwa kami terus berkembang dari balapan ke balapan dan mampu bersaing di barisan depan bahkan dalam kondisi sulit."

"Finis di posisi keempat pada balapan Grand Prix basah pertama saya memberi saya banyak kepercayaan diri."

"Namun di saat yang sama saya tahu masih banyak yang perlu diperbaiki," ujar pembalap 17 tahun itu.

Veda juga memahami bahwa akan banyak pembalap yang bisa cepat sejak sesi latihan. 

Pasalnya, Veda baru dua kali melakukan balapan di Sirkuit Catalunya, Barcelona pada JuniorGP 2025. Dia finis ke-6 pada Race 1 dan tempat ke-8 pada Race 2.

"Barcelona adalah sirkuit yang saya sukai dan di mana banyak pembalap sudah sangat cepat sejak awal," kata Veda.

"Jadi penting untuk bekerja dengan baik sejak Jumat dan membangun akhir pekan ini selangkah demi selangkah."

"Tujuannya adalah mempertahankan momentum yang sama, tetap konsisten, dan terus belajar bersama tim."

"Kami bekerja dengan sangat baik dan saya merasa siap untuk bertarung lagi akhir pekan ini," ujarnya.

Adapun pembalap Malaysia, Hakim Danish, melihat kenangan manisnya di Catalunya untuk meraih hasil bagus karena telah dua kali mengunjungi Sirkuit Catalunya pada JuniorGP 2024 dan 2025.

Raihan finis terbaik Danish juga sama seperti Veda yakni finis ke-6 lewat Race 2 JuniorGP tahun lalu.

"Fokus saya hanya untuk balapan di Catalunya, saya mempunyai pengalaman dan kenangan yang cukup baik di sana dan itu memberi motivasi tambahan," kata Danish

"Saya ingin tampil lebih baik dan jika semuanya berjalan lancar, saya yakin kita akan mampu bersaing lebih ketat dengan grup di depan," imbuhnya.

Pasalnya, terdapat tiga pembalap rookie lainnya yang juga memiliki hasil manis di Catalunya yakni Brian Uriarte, Jesus Rios, dan Rico Salmela.

Uriarte dua kali finis kedua pada Race 1 dan 2 JuniorGP 2025, sedangkan Jesus Rios memenangkan Race 1, dan Rico Salmela finis ketiga pada Race 1.

 

 

Selain itu, pembalap Spanyol lainnya juga memiliki peluang kuat bersaing untuk podium yakni Maximo Quiles, Adrian Fernandez, David Almansa, dan David Munoz.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.