TRIBUNJAKARTA.COM - Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza mengakui timnya bakal menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Persik Kediri dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan 33.
Duel Persik kontra Persija sendiri dijadwalkan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (16/5/2026) pukul 15.30 WIB.
Bukan soal kekuatan lawan, Mauricio Souza secara terang-terangan menyoroti kondisi cuaca panas di Kediri.
Menurutnya, kondisi cuaca panas ini bisa memengaruhi jalannya pertandingan.
Mauricio menyebut, suhu panas di Kediri menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi skuad Macan Kemayoran.
Meski demikian, ia menegaskan timnya tak punya banyak pilihan selain beradaptasi dengan situasi tersebut.
"Mengenai cuaca panas (di Kediri), memang benar-benar sangat panas. Tapi tidak ada yang bisa kami lakukan, hal itu tidak akan berubah," ujar Mauricio Souza saat jumpa pers, Jumat (15/5/2026).
Pelatih asal Brasil itu mengatakan Persija harus bermain lebih cerdas agar kondisi cuaca tidak menguras tenaga pemain terlalu cepat.
Ia meminta anak asuhnya tetap menjaga jarak antarlini agar permainan tim tetap solid meski harus tampil dalam suhu panas pada sore hari.
"Kami harus bermain cerdas untuk bisa menahan cuaca panas besok, tanpa membuat jarak antar pemain terlalu renggang, dan tanpa kehilangan kekompakan kami," kata dia.
Selain faktor cuaca, Mauricio juga menegaskan Persija datang ke Kediri dengan target mutlak meraih kemenangan.
Situasi persaingan papan atas klasemen membuat Macan Kemayoran tak boleh kehilangan poin jika ingin menjaga peluang bersaing di akhir musim.
Karena itu, Mauricio menekankan seluruh pemain harus melupakan hasil-hasil sebelumnya dan hanya fokus menghadapi Persik.
"Kami tahu bahwa di sini tidak ada hasil lain, pilihannya hanya menang atau menang," katanya.
Pelatih berusia 51 tahun itu berharap tekanan yang ada justru bisa menjadi motivasi tambahan bagi timnya untuk tampil maksimal di Stadion Brawijaya.
"Jadi kami sudah menerima konsekuensinya, dan saya harap besok kami bisa melupakan apa yang telah berlalu dan hanya fokus pada pertandingan," pungkasnya.
Mauricio Souza menegaskan dirinya tidak akan melakukan rotasi besar dalam laga ini.
Ia memastikan seluruh pemain inti akan diturunkan demi mengejar target kemenangan.
"Tidak (ada rotasi). Sudah beberapa waktu kami tidak meraih kemenangan di kompetisi ini, (jadi) kami akan turun dengan kekuatan maksimal," ujar Mauricio Souza saat jumpa pers, Jumat (15/5/2026).
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa Persija benar-benar menatap laga ini dengan serius dan tidak ingin kehilangan poin lagi.
Meski berambisi meraih kemenangan, Mauricio Souza tetap memberikan apresiasi kepada kekuatan Persik Kediri.
Ia menilai lawannya merupakan tim yang memiliki organisasi permainan yang baik dan sulit untuk dihadapi.
"Saya sangat menghormati tim Persik. Semua pertandingan Persik yang saya tonton sangat saya sukai," kata dia.
"Ini adalah tim yang dilatih dengan sangat baik menurut pandangan saya, memiliki struktur penyerangan yang baik, mereka juga (bisa) mengubah struktur selama pertandingan, dan memiliki pemain-pemain yang bagus." sambungnya.
Menurutnya, Persik bukan lawan yang mudah, sehingga Persija harus tampil disiplin sepanjang pertandingan untuk bisa membawa pulang hasil maksimal.
Lebih jauh, Mauricio Souza juga menyinggung situasi timnya yang belum mampu memenuhi target dalam beberapa pertandingan terakhir.
Ia mengakui hal tersebut menjadi tekanan tersendiri, namun tetap menekankan pentingnya menjaga profesionalisme tim.
"Tanpa ragu sedikit pun bahwa kita semua cukup terpukul, ya, karena tidak berhasil mencapai target pertama kita. Kami yakin bahwa kami seharusnya bisa berada di posisi yang lebih baik di klasemen saat ini," katanya.
"Tapi, grup (tim) saya ini sangat profesional. Mereka tahu klub apa yang mereka wakili, yaitu Persija. Kami tahu bahwa di sini tidak ada hasil lain, pilihannya hanya menang atau menang."
"Jadi kami sudah menerima konsekuensinya, dan saya harap besok kami bisa melupakan apa yang telah berlalu dan hanya fokus pada pertandingan," pungkasnya.
Dengan kondisi tersebut, laga kontra Persik Kediri menjadi kesempatan penting bagi Persija untuk bangkit dan kembali mengamankan tiga poin penuh.


















Baca juga: Merawat Toleransi di Kampung Sawah, Segitiga Emas Warisan KH Maruf Amin Jadi Kalimat Pemersatu
Baca juga: PPSU Bidara Cina Korban Penusukan Pemuda Mabuk Masih Terbaring Lemah
Baca juga: RUMOR Transfer Masuk Persija: Nasib Mauricio Souza di Ujung Tanduk, The Jak Goda Nama Ini Bergabung