Kapan Puasa Tarwiah dan Arafah Sebelum Idul Adha 1447 H? Ini Jadwal dan Niatnya
Pipit Maulidya May 16, 2026 01:32 AM

 

SURYA.CO.ID - Menjelang hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, umat Muslim di seluruh dunia mulai mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah sunnah, yaitu puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.

Dua puasa ini memiliki keutamaan luar biasa, terutama dalam menghapus dosa dan meningkatkan derajat ketakwaan.

Lantas, kapan puasa Tarwiah dan Arafah sebelum Idul Adha 1447 H dilaksanakan?

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah, berikut adalah perkiraan jadwal, niat, dan keutamaannya.

Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H/2026 M

Sebagai informasi, tahun Hijriah 1447 jatuh pada tahun 2026 Masehi.

Berdasarkan kalender perhitungan astronomi (hisab), awal bulan Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada pertengahan Mei 2026.

Berikut adalah jadwal perkiraan pelaksanaannya:

  • Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah 1447 H): Jatuh pada hari Senin, 25 Mei 2026.
  • Puasa Arafah (9 Dzulhijjah 1447 H): Jatuh pada hari Selasa, 26 Mei 2026.
  • Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah 1447 H): Jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026.

Catatan: Kepastian tanggal tetap menunggu hasil sidang isbat yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI berdasarkan metode rukyatul hilal.

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Melaksanakan puasa di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah sangat dicintai oleh Allah SWT.

Secara khusus, berikut adalah keutamaan kedua puasa tersebut:

Puasa Tarwiyah: Membersihkan jiwa dan mengharap keberkahan dari Allah SWT sebelum memasuki hari puncak haji.

Puasa Arafah: Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapuskan dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang (HR Muslim).

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

Bagi Anda yang ingin melaksanakan ibadah ini, berikut adalah bacaan niatnya:

1. Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

(Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala)

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala.”

2. Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

(Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala)

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala.”

Persiapan Menjelang Idul Adha 1447 H

Selain menjalankan puasa sunnah, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak amalan lain seperti zikir, takbir, sedekah, dan mempersiapkan hewan kurban terbaik.

Idul Adha 1447 H menjadi momen penting untuk memperkuat tali silaturahmi dan kepedulian sosial melalui pembagian daging kurban.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.