TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BONDOWOSO - Aksi pencurian barang di sebuah toko modern di Kabupaten Bondowoso terekam kamera CCTV. Dugaan pencurian ini terjadi pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 18.05 WIB.
Video rekaman tersebut kini tersebar luas di media sosial. Tak sedikit warganet yang memberikan komentar miring terhadap pelaku perempuan yang dengan santai menggasak sejumlah produk kosmetik.
Dalam rekaman CCTV yang diterima TribunJatimTimur.com, wanita berkerudung abu-abu itu tampak membawa tas besar berwarna senada. Ia sempat berkeliling di beberapa rak sebelum akhirnya berhenti di rak khusus kosmetik.
Terduga pelaku kemudian mengambil beberapa produk kosmetik dan langsung memasukkannya ke dalam tas besar tersebut.
Baca juga: Lepas Camat Purna Tugas, Mas Rusdi Apresiasi Pengabdian dan Dedikasi untuk Pasuruan
Menurut keterangan pegawai berinisial U, pelaku sempat berpura-pura menanyakan rak displai produk Pigeon. Karyawan toko sempat memberi tahu lokasinya, namun pelaku berdalih tidak menemukan produk yang dicarinya.
"Sempat tanya produk, (barangnya dimasukkan) ke tasnya itu," ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat (15/5/2026).
Karyawan mengaku tidak menaruh curiga lantaran saat itu area kasir sedang cukup ramai. Selain itu, pelaku tidak menunjukkan gelagat yang aneh.
Sekitar pukul 20.00 WIB, setelah pelaku pergi, karyawan toko hendak menata barang. U kemudian terkejut mendapati banyak produk di bagian kosmetik yang hilang.
Karyawan sempat menghubungi petugas gudang karena khawatir produk tersebut memang laku terjual. Namun, setelah memeriksa rekaman CCTV, baru diketahui bahwa produk-produk tersebut diambil oleh pelaku.
"Dicek CCTV, ternyata dicuri," jelasnya pasrah.
Usai melancarkan aksinya, pelaku sempat bergeser ke area makanan ringan dan membeli sekitar dua jenis camilan.
"Cuma beli camilan dibawa ke kasir, sambil tetap tanya-tanya produk," terangnya.
Hasil pengecekan menunjukkan ada 16 item produk kosmetik yang hilang, di antaranya Facial Wash G2G, Moisturizer, serum Pigeon dan tiga buah produk Nivea. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp850 ribu.
Baca juga: DPRD Pasuruan Apresiasi Transparansi Seleksi Perangkat Desa Ngerong Lewat Live Stream
Kendati mengalami kerugian cukup besar, pihak toko belum melaporkan kejadian ini ke polisi. Namun, video aksi tersebut sudah viral. Bahkan, ada pihak yang menghubungi toko dan menginformasikan bahwa pelaku pernah melakukan aksi serupa di toko modern kawasan Jember Timur.
Dugaan itu menguat karena setelah dicocokkan, wajah pelaku dalam rekaman CCTV tampak identik.
"Pelakunya jalan kaki dari arah utara. Sepertinya sengaja, kalau bawa motor atau mobil kan plat nomornya bisa ketahuan," jelas U.
Dikonfirmasi terpisah, Waka Polsek Kota Bondowoso, Iptu I Kadek Suantana, mengaku belum ada laporan resmi yang masuk perihal pencurian ini.
"Belum ada laporan masuk terkait kejadian ini," ungkapnya.
Kendati demikian, ia mengimbau para pelaku usaha toko modern untuk meningkatkan kewaspadaan.
Salah satunya dengan memastikan perangkat CCTV berfungsi dengan baik untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Karyawan juga diminta selalu waspada terhadap pengunjung yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan.
"Penggunaan CCTV harus aktif dan dipantau berkala," pungkasnya.
(Sinca Ari Pangistu/TribunJatimTimur.com)