BPS Catat 1.411 Wisatawan Mancanegara Masuk Nunukan, Okupansi Hotel Naik
Amiruddin May 16, 2026 08:14 AM

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Sektor pariwisata Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara,  pada Maret 2026 mencatatkan kejutan positif.

Mulai dari kunjungan wisatawan mancanegara yang melonjak, hingga tingkat hunian hotel yang ikut terkerek naik, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Tercatat, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berada di angka 17,50 persen, naik 3,38 poin dibandingkan Maret 2025 yang hanya 14,12 persen. 

Meski begitu, angka tersebut masih mengalami fluktuasi, jika dibandingkan bulan sebelumnya.

 

IPM NUNUKAN RENDAH - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan, Iskandar Ahmaddien, mengatakan bahwa faktor utama penyebab rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Nunukan, di akibatkan oleh rendahnya rata-rata tingkat pendidikan masyarakat
DATA BPS NUNUKAN - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan, Iskandar Ahmaddien, saat ditemui beberapa waktu lalu. Data terbaru BPS mencatat sebanyak 1.411 wisatawan mancanegara masuk ke Nunukan, okupansi hotel turut naik. (ARSIP/TribunKaltara.com)

 

Baca juga: Kabar Gembira BPS Nunukan Rekrut Mitra Statistik Tambahan 2026, Pendaftaran hingga 11 Mei

 

Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui pintu keimigrasian Nunukan juga mencatat angka signifikan.

Yakni 1.411 kunjungan, atau naik 416 kunjungan dibandingkan periode tahun lalu.

Tak hanya itu, rata-rata lama menginap wisatawan juga ikut mengalami peningkatan menjadi 1,45 hari, dengan wisman tercatat paling lama bertahan hingga 2,13 hari.

Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien, menyebutkan bahwa tren ini menunjukkan adanya perbaikan aktivitas pariwisata di wilayah perbatasan tersebut.

“Secara umum kita melihat adanya peningkatan dibandingkan tahun lalu, terutama dari kunjungan wisman dan lama tinggal tamu asing.

Ini menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Nunukan,” ujar Iskandar Ahmaddien, kepada TribunKaltara.com di Nunukan, Sabtu 16 Mei 2026.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa kondisi sektor akomodasi masih belum sepenuhnya stabil.

“TPK memang naik secara tahunan, tetapi masih fluktuatif jika dibandingkan bulan sebelumnya.

Artinya, perlu dorongan lebih lanjut agar okupansi hotel bisa lebih konsisten,” tambahnya.

Dengan tren ini, sektor pariwisata Nunukan diharapkan terus tumbuh dan menjadi salah satu penopang ekonomi daerah, terutama di wilayah perbatasan yang memiliki potensi kunjungan lintas negara.

 

Baca juga: BPS Nunukan Kaltara Sebut Masih ada Tekanan, Tarif Cukur Rambut dan Harga Pasir jadi Pemicu Inflasi

(*)

Penulis: Fatimah Majid

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.