TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Perusahaan Umum (Perum) Damri terus melayani angkutan penumpang yang menghubungkan Kabupaten Tana Tidung ( KTT ) dengan sejumlah daerah di Kalimantan Utara ( Kaltara ), di antaranya rute menuju Tanjung Selor di Kabupaten Bulungan, serta rute KTT - Malinau.
Masyarakat juga diimbau untuk datang lebih awal ke titik kumpul atau terminal keberangkatan, agar tidak tertinggal Bus Damri.
Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Perhubungan ( Dishub ) Tana Tidung, Arief Prasetiawan, saat ditemui di kantornya di Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung.
“Tidak jarang penumpang yang tertinggal, karena datang ke terminal mepet waktu berangkat.
Jadi kalau memang mau berangkat dari terminal, minimal 30 menit sebelum jadwal itu sudah ada di lokasi, supaya bisa sekalian pilih kursi yang diinginkan, atau kalau memang mau dijemput di titik lain, bisa kabari pihak Damri terlebih dahulu.
Begitu juga bisa, selama masih dalam rute yang dilalui,” ujar Arief Prasetiawan.
Baca juga: Jadwal dan Tarif DAMRI Rute KTT-Tanjung Selor, Berangkat Jumat 15 Mei 2026
Untuk terminal Damri sendiri berada di Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, tepatnya di depan kantor Dinas PUPR PKP.
Untuk rute KTT - Tanjung Selor, Damri melayani keberangkatan setiap hari pada pagi hari.
Bus Damri dijadwalkan berangkat pukul 09.30 WITA, Sabtu (16/5/2026).
Tarif Damri rute KTT - Tanjung Selor bervariasi, menyesuaikan titik naik dan turun penumpang, di antaranya:
Tideng Pale ( KTT ) - Tanjung Selor : Rp100 ribu
Sesayap - Tanjung Selor : Rp100 ribu
Tideng Pale - Panca Agung/Pimping: Rp80 ribu
Sekatak Buji - Tanjung Selor : Rp85 ribu
Panca Agung - Tanjung Selor : Rp60 ribu
Tideng Pale - Sekatak Buji: Rp50 ribu
Baca juga: Cek Tiket Damri Tanjung Selor Hari Ini Lengkap Rute Berau dan Samarinda
Perjalanan dari Kecamatan Sesayap menuju Tanjung Selor diperkirakan memakan waktu sekitar empat jam, dengan kapasitas Bus sebanyak 45 penumpang.
Sementara itu, untuk rute KTT - Malinau, Damri melayani dua jadwal keberangkatan setiap hari, yakni pagi dan sore.
Pada Sabtu (16/5/2026), keberangkatan pertama dijadwalkan pukul 08.00 WITA, dan keberangkatan kedua pada pukul 15.00 WITA.
Tarif Damri rute KTT - Malinau ditetapkan sebesar Rp40 ribu per penumpang.
Selain tujuan utama Malinau, Damri juga melayani penumpang ke sejumlah wilayah yang dilalui, dengan rincian tarif:
Desa Seputuk: Rp20 ribu
Desa Belayan Ari: Rp20 ribu
Desa Kapuak: Rp20 ribu
Sesua: Rp30 ribu
Kapasitas Bus Damri rute KTT - Malinau sebanyak 19 penumpang, dengan estimasi waktu tempuh perjalanan sekitar satu setengah jam.
(*)
Penulis : Rismayanti