Cara Unik Jemaah Haji asal Lumajang Supaya Kopernya Tidak Tertukar
Rendy Nicko Ramandha May 16, 2026 08:41 AM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, LUMAJANG - Para jemaah haji asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, telah mengumpulkan koper untuk bersiap berangkat di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Mereka mengumpulkan barang di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) masing-masing. Di KBIHU Al-Mabrur Lumajang misalnya, para jemaah memberikan tanda khususnya di setiap kopernya.

Para jemaah menempelkan berbagai aksesoris unik mewarnai setiap koper saat dikumpulkan di KBIHU ini, seperti boneka, corong air, gelas plastik, spons mandi, pita dan berbagai jenis barang lain.

Ketua KBIHU Al-Mabrur Lumajang Muhammad Ali Suud mengatakan, hal ini adalah stategi para jemaah, mencegah koper yang berisi barang bawaan mereka tidak tertukar saat tiba di tanah suci Makkah. 

Baca juga: Aksi Nyentrik Kepsek SMKN 3 Bondowoso Tiap Perpisahan Siswa, Pakai Baju Balap hingga Chef

"Banyak barang unik ditempelkan di koper-koper jemaah yang sudah dikumpulkan ke kami. Ini dipakai tanda biar mudah dikenali," ucapnya, Jumat (15/5/2026). 

Menurutnya, barang unik yang dipakai di masing-masing koper jemaah itu masih diperbolehkan. Sebab aksesoris yang dipakai masih sesuai dan tidak langgar ketentuan penerbangan. 

"Ini ada 168 koper di KBIH kami, seperti kelintingan sapi Alhamdulillah sekarang tidak ada. Jemaah sudah paham karena bahwasanya kalau barang seperti itu tidak bisa masuk di bagasi," ungkap Suud. 

Sekadar informasi, total sebanyak 1.258 jemaah haji asal Kabupaten Lumajang yang berangkat tahun ini. Mereka terbagi dalam 4 kelompok terbang (Kloter), dan pemberangkatan dijadwalkan mulai 16 Mei 2026.

(Imam Nawawi/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.