Kembali Terjadi Pencurian Burung di Jalan Pekapuran Raya Banjarmasin, Wajah Pelaku Terekam Jelas
Mulyadi Danu Saputra May 16, 2026 11:51 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pencurian burung kembali terjadi di Gang Melati 3 Jalan Pekapuran Raya Kelurahan Karang Mekar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kali ini, pencuri yang beraksi seorang diri, terekam jelas melalui CCTV rumah korban.

Dilansir melalui unggahan akun Instagram @wargabanua.official, pencurian tersebut terjadi pada Jumat (15/5/2026) menjelang subuh sekitar pukul 04.53 Wita.

Dalam unggahan video terlihat pelaku mengenakan jaket hitam, helm GM hitam dan celana panjang ketika beraksi.

Mulanya lelaki itu terlihat melintasi rumah korban menggunakan sepeda motor.

Baca juga: Marak Pencurian Burung Murai di Mantuil Banjarmasin, Pelaku Diduga Orang yang Sama, Kenali Cirinya

Melihat situsi sepi dan ada kesempatan, dia pun masuk ke bagian teras rumah yang tidak ditutupi pagar dan langsung berbatasan dengan jalan.

Dengan sigap pria langsung mengambil burung beserta kandangnya yang tergantung di teras rumah.

Pelaku  lantas bergegas pergi meninggalkan lokasi sambil membawa burung hasil curiannya dengan sepeda motor.

Pencurian burung ini terjadi untuk yang kesekian kali di kota Banjarmasin.

Pemilik hewan peliharaan, terutama burung, dihimbau lebih waspada.

Akan lebih bagus bila meletakannya di tempat tertutup atau ada pagarnya.

Cara Aman Lindungi Peliharaan

Melansir dari beberapa sumber, ada beberapa langkah pengamankn untuk hewan peliharaan, terutama burung.

Gunakan Kunci Ganda: Jangan hanya mengandalkan kunci standar pabrik pada pintu sangkar. 

Tambahkan gembok kecil berukuran kuat di setiap pintu atau cantolan untuk mempersulit maling membukanya.

Pasang CCTV dan Alarm: Tempatkan kamera pengawas yang menyorot langsung ke area gantungan burung. 

Anda juga bisa menggunakan sistem alarm nirkabel atau sensor gerak yang akan berbunyi di ponsel jika ada pergerakan mencurigakan di malam hari.

Kandang Tanam atau Permanen: Jika burung diletakkan di luar ruangan (teras), pastikan tiang gantungan ditanam secara permanen dan dicor menggunakan semen agar tidak mudah dipotong atau diangkat seluruhnya.

Gunakan Krodong: Selalu tutup sangkar dengan kain krodong berkualitas pada malam hari. Selain membuat burung lebih tenang dan terhindar dari stres. 

Ini juga mengaburkan pandangan orang luar terhadap jenis atau keberadaan burung di dalam sangkar.

Pelihara Anjing Penjaga: Memiliki hewan peliharaan seperti anjing dapat menjadi benteng alami karena insting dan gonggongan mereka akan langsung memperingatkan Anda jika ada orang asing yang mendekat.Pemberian 

Tanda Khusus: Berikan microchip pada burung (biasanya dilakukan oleh dokter hewan) atau buat dokumentasi detail seperti nomor ring (cincin kaki) dan foto sertifikat kepemilikan. 

Ini sangat berguna untuk identifikasi dan pelaporan jika burung sampai dicuri.

(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.