Sering Diejek, Prabowo Mengaku Tak Ambil Pusing: Saya Kenyang Diejek, Biar Saja
Firmauli Sihaloho May 16, 2026 01:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan.

Ia mengaku sering diejek oleh negara-negara lain karena mengingatkan tentara dan polisi untuk bersikap selayaknya rakyat.

Hal tersebut ia sampaikan saat meresmikan Museum Marsinah, di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Namun, Prabowo tidak mengindahkan ejekan itu.

Yang terpenting menurutnya saat ini adalah kesejahteraan rakyat.

“Saya diejek di negara-negara lain? Saya memang kenyang diejek, enggak apa-apalah biar saja, paling diejek, ya kan.

Rakyat yang susah lebih menderita tiap hari, kalau aku diejek ah,” ucap Prabowo.

Ia mengungkapkan bahwa banyak yang bertanya kenapa tentara dan polisi di Indonesia diperbolehkan menempati sejumlah jabatan sipil tertentu.

“Mereka (tanya) gimana kok Polisi mengurus jagung? Kok Tentara mengurus sawah? Ya inilah saya katakan TNI adalah Tentara Rakyat, Polisi kita harus jadi Polisi Rakyat dan ini yang sedang dirintis oleh pimpinan-pimpinan kepolisian sekarang,” tuturnya.

Baca juga: Kronologi Pemuda Tewas di Tempat Biliar Jakbar: Korban Ingin Melindungi Sang Pacar

Baca juga: Rayap Besi Mulai Mengincar Aset Pemkab Kuansing, Satpol PP Rutin Gelar Patroli

Saat sudah diberikan kepercayaan olehnya, kata Prabowo, banyak pula oknum aparat yang justru memanfaatkan itu untuk melakukan penyelewengan.

“Saya geleng-geleng kepala sedih saya, bahwa tiap hari saya dapat laporan pejabat-pejabat yang menyeleweng. Saya sedih. Orang yang saya angkat, orang yang saya bina, orang yang saya kasih kehormatan diberi jabatan yang penting, begitu dia menjabat, menyeleweng, mencuri uang rakyat,” imbuhnya.

Karena adanya temuan itu, Prabowo mengingatkan seluruh aparat penegak hukum, baik TNI, Polri maupun kejaksaan untuk tidak menyalahgunakan wewenang dengan menjadi backing dari kegiatan ilegal.

“Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan, aparat yang backing penyelewengan, aparat yang backing penyelundupan, backing narkoba, backing judi, backing legal ini legal itu ilegal ini jangan sampai begitu!” tegasnya.

Ia memperingatkan seluruh aparat untuk memperbaiki dan mengoreksi diri agar tidak menjadi backing penyelewengan yang merugikan rakyat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.