Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Taniya Sembiring
TRIBUN PAPUA.COM, JAYAPURA - Perum Bulog Papua menggelar puncak perayaan Hari Ulang Tahun Bulog ke-59 pada Sabtu (16/5/2026).
Acara yang berlangsung meriah ini menjadi simbol komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat kebersamaan antara karyawan dan mitra kerja.
Kepala Perum Bulog Papua, Ahmad Mustari, menyampaikan bahwa meski peringatan resmi jatuh pada 10 Mei, puncak kegiatan sengaja diundur agar seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik.
Baca juga: Hanya 11.600 Per Kilo, Bulog Papua Jual Beras SPHP Dalam Rangka HUT ke 59
“Hari ini adalah puncak kegiatan HUT Bulog ke-59. Sejak pagi kita melaksanakan jalan santai bersama mitra kerja dan karyawan, lalu dilanjutkan dengan berbagai perlombaan. Penutupnya adalah lomba idol yang diumumkan siang ini,” ujarnya saat diwawancarai Tribun-Papua.com.
Tema besar tahun ini adalah “Menjaga Pangan, Mengawal Masa Depan”. Menurut Ahmad Mustari, tema tersebut mencerminkan peran vital Bulog dalam mendukung program swasembada pangan yang terus digalakkan pemerintah.
“Swasembada pangan adalah cita-cita besar bangsa. Bulog hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kebutuhan pangan terpenuhi. Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, menekankan pentingnya peningkatan produksi pangan, dan Bulog siap mengawal hal itu,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa implementasi swasembada pangan tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi dengan berbagai mitra menjadi kunci keberhasilan.
“Bulog harus bekerja sama dengan banyak pihak. Tanpa mitra, kita tidak bisa berjalan. Kolaborasi ini penting untuk menjaga ketahanan pangan, khususnya di Papua dan seluruh Indonesia,” jelasnya.
Baca juga: Sidak Bulog Papua, Anggota DPR RI Yan Mandenas Tekankan Pentingnya Percepatan Distribusi Pangan
Selain itu, Ahmad Mustari juga memberikan pesan khusus kepada seluruh jajaran karyawan Bulog Papua.
Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan, meningkatkan kinerja, dan bekerja dengan penuh kejujuran.
“Kekompakan adalah modal utama. Kita harus kompak, bekerja sama, dan jujur. Tanpa kejujuran, kita tidak bisa melaksanakan kegiatan sebesar ini,” pesannya.
Perayaan HUT Bulog ke-59 di Papua bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum refleksi atas peran Bulog dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen terhadap swasembada pangan, Bulog Papua berharap dapat terus menjadi garda terdepan dalam memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Acara ditutup dengan penuh semangat, menandai perjalanan panjang Bulog selama 59 tahun dalam mengawal ketahanan pangan Indonesia.
Ratusan tamu pulang dengan penuh suka cita, dimana para tamu yang tidak beruntung mendapatkan undian droorprize diberikan kesempatan untuk menukarkan kupon mereka dan tetap mendapatkan hadiah menarik. (*)