Pembagian Baju Sekolah Gratis Program 'Gratispol' di Kaltim Dipastikan Lebih Cepat
Miftah Aulia Anggraini May 16, 2026 04:11 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Pembagian baju seragam gratis melalui program "Gratispol" di Kalimantan Timur dipastikan akan berjalan jauh lebih cepat pada tahun ajaran 2026 ini.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur kini tengah fokus melakukan persiapan agar pendistribusian logistik sekolah tersebut tidak perlu lagi menunggu hingga akhir tahun seperti periode sebelumnya.

Kepastian ini menyusul kesiapan pos anggaran yang sudah aman sejak awal tahun, sehingga tidak ada lagi kendala teknis terkait pergeseran dana eksekusi.

Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan, menyebutkan bahwa kuota penerima tahun ini diperkirakan tetap menyasar sekitar 65 ribu siswa, mengacu pada angka tahun lalu.

Baca juga: Gratispol Kaltim, 63 Ribu Siswa Terima Seragam Gratis, Program Berlanjut 2026, Ini Mekanismenya

Namun, angka pastinya baru akan ketahuan setelah ada data final atau cut-off jumlah murid yang benar-benar masuk sekolah nanti.

“Nanti masing-masing sekolah juga memberikan link-nya, jumlah siswa, siswinya, beserta nanti juga ukurannya, ukuran sepatu, pakaian anak-anak, jenis kelamin juga,” kata Rahmad, Sabtu (16/5/2026).

Rahmat memperkirakan proses finalisasi data ini akan selesai sekitar bulan Juli sampai Agustus nanti, pas dengan momen anak-anak mulai masuk sekolah.

Ia juga optimistis pembagian seragam gratis tahun ini bisa berjalan jauh lebih cepat.

Baca juga: Disdikbud Kaltim Sebut Program Seragam Gratis di Bumi Etam Telah Menyasar 63 Ribu Siswa

Berkaca dari tahun lalu, prosesnya sempat memakan waktu lama karena programnya masih sangat baru, sehingga harus menunggu pergeseran anggaran dan kepastian jumlah siswa.

“Karena ini dananya sudah ada dari awal, Insya Allah mungkin lebih cepat lagi. Jadi nggak sampai akhir tahun nanti baru pendistribusian,” jelasnya.

Pihak dinas menargetkan seragam gratis sudah bisa tersalurkan ke para siswa sekitar bulan Agustus atau September nanti. 

Saat ini, Disdikbud Kaltim juga masih mencari metode pendistribusian yang paling efisien agar pembagiannya bisa cepat merata.

Baca juga: 4 Fakta Program Seragam Gratis Siswa SMA/SMK/SLB dari Pemprov Kaltim, Distribusi Sementara di 2 Kota

Untuk item bantuan yang diberikan, isinya dipastikan tidak berubah dari tahun lalu, yakni baju putih abu-abu, tas, topi, dan sepatu sekolah.

Secara kewenangan, Pemprov Kaltim mencakup jenjang SMA, SMK, dan SLB.

Untuk sekolah swasta, bantuan hanya dialokasikan bagi jenjang SMA.

Sementara khusus untuk SLB, intervensi bantuan dilakukan secara menyeluruh mulai dari tingkat SD hingga SMA. 

Baca juga: 7.500 Seragam Gratis Siswa SMA/SMK/SLB di Kaltim Mulai Disalurkan

Rahmat mengonfirmasi, total pagu anggaran yang dikucurkan Pemprov Kaltim untuk mendanai seluruh komponen pengadaan seragam gratis dan perlengkapan sekolah ini mencapai puluhan miliar.

“Kurang lebih 65 miliar,” sebutnya.

Nilai ini tercatat tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya, baik dari segi alokasi rupiah maupun target sasaran.

Kendati demikian, Rahmat tetap mewanti-wanti dinamika harga pasar demi menjaga spesifikasi barang yang diterima siswa tetap berkualitas baik atau bahkan meningkat.

Baca juga: Pembagian Seragam Gratis, Pemprov Kaltim Targetkan Penyerahan Simbolis Bulan Agustus 2025

Disinggung mengenai apakah ada orang tua murid atau siswa yang menolak kiriman bantuan dari program usungan Gubernur Rudy Mas'ud dan Wakil Gubernur Seno Aji ini, Rahmat mengaku belum mendengar kabar tersebut.

“Belum terinfo saya, tapi selama ini mereka Menerima semua, karena kan ini kan baju nasional ya, bukan baju daerah, baju batik atau apa. Jadi ini kan ukurannya juga sesuai dengan ukuran anak-anaknya,” pungkas Rahmat. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.