Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Penjabat Sekda Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, mengakui penataan areal Car Free Night (CFN) bertujuan untuk mengembalikan fungsi Alun-Alun Indramayu sebagai pusat aktivitas warga.
Pasalnya, selama ini CFN berlangsung di kawasan Alun-Alun Indramayu hingga sepanjang ruas Jalan Letjen S Parman, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, setiap akhir pekan.
Kini, rute CFN dipindahkan ke Jalan Kartini - Jalan Ahmad Yani, tepatnya dari mulai Diskominfo Kabupaten Indramayu, Pasar Kuliner Mambo, dan berakhir tepat di simpang empat Waiki.
Baca juga: Maung Bandung di Ambang Juara, Kakang Rudianto Minta Tim Tampil Habis-habisan
Karenanya, menurut dia, penataan areal CFN tersebut diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat yang berkunjung ke Alun-Alun Indramayu, khususnya saat akhir pekan.
"Masyarakat ingin kenyamanan saat berada di Alun-Alun Indramayu, dan tidak terganggu dengan lalu lalang wahana permainan mobil-mobilan yang biasa beroperasi saat CFN," kata Ahmad Syadali dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/5/2026).
Ia mengatakan, penataan tersebut menjadi upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengembalikan fungsi Alun-Alun Indramayu sebagai ruang terbuka publik yang nyaman, aman, dan tertib bagi masyarakat.
Baca juga: Maung Bandung di Ambang Juara, Kakang Rudianto Minta Tim Tampil Habis-habisan
Karenanya, setelah areal CFN dipindahkan ke lokasi baru yang lebih rutenya lebih panjang dibanding sebelumnya diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi Alun-Alun Indramayu sebagai ruang terbuka publik.
"Relokasi ini bukan untuk mengurangi aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi semata-mata demi menata kawasan perkotaan Indramayu yang lebih tertib," ujar Ahmad Syadali.
Ia berharap, para pelaku UMKM hingga pengelola wahana permainan turut mendukung kebijakan penataan CFN tersebut, dan langsung menempati titik baru yang telah disediakan.
Baca juga: Maung Bandung di Ambang Juara, Kakang Rudianto Minta Tim Tampil Habis-habisan
Bahkan, Pemkab Indramayu juga menyediakan kantung parkir sepeda motor maupun mobil di beberapa titik untuk menunjang kelancaran dan memastikan kenyamanan pengunjung CFN.
"Kami berharap, kebijakan mengenai CFN ini menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pelaku UMKM lokal untuk berkembang," kata Ahmad Syadali.