SMAN 1 Pontianak Bantah Josepha Alexandra Kena Mental Usai Polemik LCC MPR RI: Hoaks
Rusaidah May 16, 2026 08:03 PM

BANGKAPOS.COM -- Pihak SMAN 1 Pontianak membantah Josepha Alexandra mengalami tekanan mental usai adanya ancaman somasi yang dilayangkan terhadap  Josepha Alexandra alias Ocha.

Diketahui di media sosial viral tangkapan layar  berisi dugaan ancaman somasi terhadap Josepha usai dirinya memprotes jawaban pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat.

Dalam pesan tersebut, pengirim meminta agar video protes yang diunggah di Instagram segera dihapus.

“Selamat pagi, kami infokan kembali untuk hapus video yang ada di IG, jika tidak kami akan layangkan somasi,” demikian isi pesan yang beredar di media sosial.

Baca juga: 14 Butir Amunisi, Deretan Barang Bukti Bripka Arya Ditembak, Pelaku Bahroni Tewas, Hamli Kubur Senpi

Informasi mengenai dugaan ancaman tersebut pertama kali muncul melalui unggahan akun Threads @zvanniisygg yang mengaku berasal dari pihak keluarga. Unggahan itu kemudian menyebar luas dan memicu kekhawatiran publik terhadap kondisi psikologis Ocha.

Tak hanya itu, akun @will_bertus1996 juga sempat menuliskan narasi yang menyebut Josepha Alexandra menjadi murung setelah polemik perlombaan tersebut viral. Dalam unggahannya, akun itu meminta keadilan bagi Ocha dan menyebut siswi tersebut sering mengurung diri di kamar.

"Mohon keadilan untuk keponakan saya khususnya ananda Ocha. ybs yg menjawab pertanyaan dgn benar dari kelompok C dan umum utk SMAN 1 yang harusnya mewakili Kalbar, ponakan saya skrg jd murung dan mengurung diri di kamar," tulis akun tersebut.

Menanggapi kabar yang terus berkembang, pihak SMAN 1 Pontianak akhirnya memberikan klarifikasi resmi melalui akun Instagram sekolah.

Mereka membantah kabar yang menyebut Josepha Alexandra mengalami tekanan mental atau intimidasi akibat polemik tersebut.

Sekolah memastikan informasi mengenai kondisi psikologis Ocha yang beredar di media sosial tidak benar.

Pihak sekolah juga meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Di tengah polemik yang masih berlangsung, Josepha Alexandra justru mendapatkan perhatian dari tingkat pusat.

Ia diketahui diundang bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Jakarta.

Pertemuan yang berlangsung di Istana Wakil Presiden tersebut disebut berisi motivasi dan arahan mengenai public speaking serta cara menghadapi perdebatan di ruang publik.

"Ini menjadi suatu harapan dan semangat bagi kami untuk terus melangkah maju dan berkembang," ujar Ocha usai pertemuan.

Selain itu, anggota DPR/MPR RI Rifqinizamy Karsayuda juga dikabarkan memberikan apresiasi berupa tawaran beasiswa pendidikan ke China kepada Josepha Alexandra.

Hingga kini, polemik terkait hasil LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik.

Meski demikian, pihak sekolah memastikan kondisi Ocha tetap baik dan terus mendapat dukungan dari keluarga maupun lingkungan sekolah. 

(Tribun Trends/Tribunnews Bogor/Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.