Jakarta (ANTARA) - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan ada sebanyak 33 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polri yang dibangun di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T).
Dia pun telah menyampaikan hal itu kepada Presiden Prabowo Subianto untuk meratakan pemenuhan gizi untuk masyarakat Indonesia, melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Polri juga sedang membangun 33 SPPG di wilayah 3T sebagai wujud dukungan terhadap perluasan pemerataan akses pemenuhan gizi," kata Listyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta.
Kapolri menyampaikan hal itu di hadapan Presiden Prabowo dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta peluncuran operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu.
Di samping itu, dia juga menyampaikan ada sebanyak 47 SPPG yang dibangun oleh polri menggunakan compressed natural gas (CNG) dalam rangka mendukung ketahanan energi dan penggunaan energi terbarukan.
"Penggunaan CNG ini menjadi langkah strategis Polri dalam mendukung operasional SPPG yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan," kata dia.
Menurut dia, inovasi itu dilakukan sebagaimana amanat Presiden Prabowo bahwa menghasilkan pangan dan makanan adalah melanjutkan peradaban.
"Kami memahami bahwa penyediaan pangan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh komponen bangsa," kata dia.





