Sempat Tertunda karena Sakit, Dua Jemaah Haji Pekanbaru Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci
Sesri May 17, 2026 05:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kabar baik datang dari penyelenggaraan ibadah haji Provinsi Riau tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Setelah dinyatakan sehat dan memenuhi syarat terbang, jemaah haji asal Kota Pekanbaru, Fakhriadi Syamsuddin Karanin bersama istrinya sekaligus pendamping, Jermi Yurnalis Sudin, resmi diberangkatkan ke Arab Saudi, Sabtu (16/5/2026).

Keduanya berangkat melalui Embarkasi Batam menggunakan Kloter BTH 21 dan bergabung bersama jemaah asal Provinsi Jambi. 

Dengan mengenakan kain ihram sejak dari asrama haji, pasangan tersebut langsung menuju Jeddah untuk melaksanakan ibadah umrah sekaligus mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, mengatakan proses keberangkatan berjalan lancar setelah seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan dan administrasi selesai dilakukan.

“Alhamdulillah, jemaah atas nama Fakhriadi Syamsuddin Karanin bersama pendamping Jermi Yurnalis Sudin telah dinyatakan layak terbang dan hari ini diberangkatkan menuju Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji,” ujar Defizon, Minggu (17/5/2026).

Hingga saat ini, jumlah jemaah haji Provinsi Riau yang telah diberangkatkan ke Arab Saudi mencapai 4.694 orang.

Baca juga: Dokter Gigi Asal Pekanbaru Siaga Layani Jemaah Haji di Tanah Suci

Jumlah tersebut terdiri dari 4.625 jemaah haji, 21 Petugas Haji Daerah (PHD), lima pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 43 petugas haji kloter.

Namun, dalam proses keberangkatan tahun ini juga terdapat sejumlah jemaah yang mengalami penundaan maupun batal berangkat. Rinciannya, satu orang dirawat di Batam, 12 orang dipulangkan ke daerah terdiri dari lima jemaah sakit, satu orang wafat, satu orang hamil, dan lima pendamping.

Baca juga: Senam Pagi di Tengah Tanah Suci, Cara Jemaah Riau Jaga Stamina Jelang Puncak Haji

Selain itu, terdapat dua jemaah sakit di daerah serta satu jemaah lainnya meninggal dunia sebelum keberangkatan.

Defizon mengingatkan seluruh jemaah haji Riau yang kini berada di Arab Saudi agar memanfaatkan waktu di Tanah Suci untuk memperbanyak ibadah dan menjaga kekhusyukan.

Ia meminta jemaah tidak terlalu sibuk dengan aktivitas swafoto maupun kegiatan yang dapat mengganggu konsentrasi ibadah, terutama saat menjalani rangkaian inti haji seperti thawaf.

“Kami mengimbau kepada seluruh jemaah agar tidak menyia-nyiakan waktu berharganya di Tanah Suci hanya untuk sibuk berswafoto. Fokuskan diri untuk beribadah, memperbanyak doa, dzikir, dan menjaga kekhusyukan agar memperoleh haji yang mabrur,” katanya.

(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.